Dasar Pijat Bayi dan Modul Baby Massage

 

 

MODUL PIJAT BAYI

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama :

 

      Kelas :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0


KETERAMPILAN KLINIK

 

PIJAT BAYI

I. DISKRIPSI MODUL

Pendahuluan

Penuntun ini berisi langkah-langkah klinik secara berurutan yang akan

 

dilakukan oleh peserta ketika melakukan pijat bayi

Tujuan

Peserta tidak diharapkan untuk dapat melakukan semua langkah klinik

 

dengan benar pada pertama kali latihan. Namun penuntun belajar ini

 

ditujukan untuk:

 

o   Membantu peserta dalam mempelajari langkah-langkah dan urutan yang benar dari apa yang kelak harus dilakukannya (skill acquisition) dan

 

o   Mengukur kemajuan belajar secara bertahap sampai peserta memperoleh kepercayaan diri dan ketrampilan ( skill competency)

 

Metode

Sebelum menggunakan penuntun ini, pembimbing akan membehas

 

terlebih dahulu seluruh langkah klinik pijat bayi, dengan menggunakan

 

video,  slide  dan  penuntun  belajar.  Selain  itu siswa  akan

 

mendapatkan kesempatan menyaksikan pijat bayi dengan menggunakan

 

model anatomik.

 

Penggunaan penuntun belajar secara terus menerus memungkinkan setiap peserta untuk memantau kemajuan belajar yang telah dicapai dan mengetahui apa yang perlu diperbaiki. Selain itu, penuntun ini dirancang untuk mempermudah dan membantu dalam berkomunikasi antara mahsiswa dan pembimbing (memberikan umpan balik). Dalam menggunakan penuntun belajar ini, adalah penting bagi siswa dan pembimbing untuk bersama-sama bekerja dalam satu kelompok. Sebagai contoh, sebelum siswa melakukan langkah klinik pertama-tama pembimbing atau salah satu siswa harus mengulangi kembali secara ringkas langkah-langkah klinik yang akan dilakukan dan membahas hasil yang diharapkan. Sebagai tambahan segera setelah langkah klinik selesai, pembimbing akan membahasnya kembali dengan siswa. Tujuan pembahasan ulang ini adalah untuk memberi umpan balik positif mengenai kemajuan belajar yang telah dicapai dan menentukan hal-hal yang perlu diperbaiki (pengetahuan, sikap, ketrampilan) pada pertemuan berikutnya.

 

Kedua penuntun belajar ini digunakan dalam usaha untuk meningkatkan ketrampilan klinik, oleh karena itu penilaian harus dilakukan secara hati-hati dan seobjektif mungkin.

 

Kinerja siswa pada setiap langkah klinik akan dinilai oleh pembimbing berdasarkan 4 kriteria sebagai berikut :

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

1

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 

 


 

 

0 Tidak dilakukan   :

langkah klinik tidak dilakukan oleh

 

 

 

Siswa

 

 

 

 

 

1 Perlu perbaikan

:  langkah-langkah

tidak

dilakukan

 

 

 

dengan  benar  dan  atau  tidak

 

 

 

sesuai urutannya atau ada langkah

 

 

 

yang dihilangkan

 

 

 

 

2 Mampu

:

langkah-langkah dilakukan dengan

 

 

 

benar

dan

sesuai

dengan

 

 

 

urutannya,

tetapi  kurang

tepat

 

 

 

dan

Atau

pembimbing

perlu

 

 

 

mengingatkan

peserta

tentang

 

 

 

hal-hal  kecil  yang  tidak  terlalu

 

 

 

Penting

 

 

 

 

 

3 Mahir

:

Langkah-langkah dilakukan dengan

 

 

 

benar,

sesuai dengan

urutannya

 

 

 

dan tepat tanpa ragu-ragu atau

 

 

 

tanpa perlu bantuan

 

 

Pengertian

Pijat bayi biasa disebut dengan stimulus touch. Pijat bayi dapat diartikan

sebagai sentuhan komunikasi yang nyaman antara ibu dan bayi. Pijat bayi

sudah dikenal sejak berabad-abad yang lalu, pada berbagai bangsa dan

kebudayaan, dengan berbagai bentuk terapi dan tujuan. Pijat bayi

merupakan pengungkapan rasa kasih sayang antara orang tua dengan

anak lewat sentuhan kulit yang berdampak luar biasa (Maharani, 2009).

 

 

 

 

 

 

Menurut Alissa Putri (2009) ada beberapa perbedaan antara pijat bayi

tradisional dan modern sebagai berikut :

Pijat tradisional dilakukan oleh dukun pijat dengan ilmu yang diperoleh

selama turun-temurun. Sedangkan pijat modern justru dilakukan oleh

ibunya sendiri, ayah, nenek atau kakek yang merupakan orang terdekat

dengan si kecil.

Pijat tradisional menggunakan ramuan-ramuan pijatan yang kadang tidak

terjamin aman bagi kulit bayi, misalnya parutan jahe, bawang atau

dedaunan yang dihancurkan. Ramuan ini mengandung minyak atsiri yang

dapat menyebabkan rasa gatal, panas, atau perih pada kulit bayi.

Berbeda dengan pijat modern yang hanya menggunakan baby oil, minyak

zaitun, atau lotion yang dianjurkan oleh dokter.

Pijat tradisional hanya ditujukan untuk menyembuhkan penyakit dan

kadang disertai dengan jamu. Sedangkan, pijat modern adalah terapi

sehat tanpa jamu atau obat apapun.

Karena ditujukan untuk mengatasi penyakit, pijat tradisional sering

dipaksakan. Akibatya, bayi menangis keras dan meronta-ronta. Setelah

dipijat, bayi tidur lelap karea kelelahan menangis, bukan karena tenang.

Sedangkan pijat modern justru ibu yang menunggu kesiapan bayi. Hal ini

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

2

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


akan membuat bayi senang. Setelah itu menjadi santai dan tidur karena puas dan nyaman.

 Fisiologi Pijat Bayi      

 Rosalina (2007) mengurai secara rinci efek pijat bayi terhadap fungsi fisiologi tubuh melalui beberapa sistim syaraf sebagai berikut :

 

1. Sistem Peredaran Darah

 

Pijatan dengan tekanan yang agak dalam (± 1-2 mm) akan menambah aliran darah sampai 85% dan meningkatkan aliran cairan limfa. Pijatan memberi efek pelebaran pada vena dan kapiler serta memacu efek saraf vasomotor sehingga membantu darah bergerak melalui vena. Efek ini akan menimbulkan rasa segar karena akan mendapat oksigen lebih banyak dan berbagai macam nutrien, hormon serta yang lainnya. Disamping itu juga akan terjadi pembersihan tempat yang dipijat dari zat racun sehingga efek jangka panjang pada sistem peredaran darah adalah meningkatkan tonus dan regangan pembuluh darah itu sendiri.

 

2. Sistem Limfatik

 

Pijat sangat berperan untuk aliran limfatik. Racun dan sampah tubuh dialirkan ke pembuluh darah untuk dinetralisisr, bengkak/udem akan berkurang. Dengan dipijat pembentukan limfosit akan meningkat, aliran limfe menjadi lancar. Jumlah limfosit yang meningkat akan meningkatkan sistem kekebalan yang dapat membantu mencegah infeksi dan penyakit.

 

Pemijatan akan meningkatkan aktivitas neurotransmiter serotonin, yaitu meningkatkan kapasitas sel reseptor yang mengikat glucocorticoid (adrenalin, suatu hormon stres). Proses ini akan menyebabkan terjadinya penurunan kadar hormon adrenalin. Sehingga akan meningkatkan daya tahan tubuh, terutama IgM dan IgG (Roesli, 2001).

 

3. Kulit

 

Kulit bagian dermis terdapat banyak pembuluh darah, pembuluh limfe dan ujung-ujung dari saraf, yang akan berpengaruh pada saat pemijatan. Rangsangan pada reseptor akan menyebabkan perubahan reaksi reflek seperti pelebaran pembuluh darah, relaksasi otot dan pori-pori akan terbuka. Membukanya pori-pori akan mengeluarkan keringat sehingga dapat membuang racun dan sampah tubuh, selain itu juga sangat membantu untuk kulit yang kering.

 

4. Sistem otot

 

Pada saat latihan posisi otot hanya memanjang, selama pijat posisi otot ditarik kearah samping dan memanjang. Keadaan ini akan meningkatkan mikrosirkulasi yang dapat menyembuhkan ketegangan

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

3

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


otot dan menguraikan perlengketan jaringan sehingga akan mencegah jaringan perut. Selain itu dengan pijat dapat mengeluarkan racun seperti asam laktat yang menyebabkan kelesuan. Dengan meningkatnya fleksibilitas dan integritas dari jaringan, pijat dapat menyembuhkan kram serta dapat menguraikan ketegangan postur.

 

5. Sistem Saraf

 

Pijat mempengaruhi sistem saraf dari tepi sampai pusat. Tekanan pada reseptor saraf di kulit akan menyebabkan pelebaran vena, arteri dan kepiler sehingga akan menghambat penyempitan, melemaskan ketegangan otot, melambatkan detak jantung dan meningkatkan gerakan usus di saluran cerna.

 

Berdasarkan hasil penelitian Field dan Schanberg (1986), pijat juga memberi dampak pemacuan saraf nervus vagus (saraf otak ke-10) yang berhubungan dengan sistim perut besar dan merangsang pengeluaran hormon penyerapan gastrin dan insulin, dimana kedua hormon tersebut akan meningkatkan absorbsi makanan menjadi lebih baik, sehingga bayi akan merasa cepat lapar dan akan menyusui lebih aktif serta sering. Hal ini akan merangsang peningkatan sekresi hormon prolaktin dan oksitosin ibu yang berakibat ASI akan semakin banyak diproduksi.

 

Pemijatan memberikan rangsangan pada saraf vasodilator, sehingga ketegangan otot akan sembuh dengan adanya respon relaksasi. Pada bayi sehat yang mendapat pemijatan menunjukkan peningkatan jam tidur sehingga dapat meningkatkan kesiagaan (alertness) atau kosentrasi. Hal ini disebabkan pijatan dapat mengubah gelombang otak dengan cara menurunkan gelombang alpha dan meningkatkan gelombang beta serta tetha, yang dapat dibuktikan dengan penggunaan EEG (Electro Enchephalogram)

 

Manfaat Pijat Bayi


Alissa Putri (2009) dalam bukunya menulis manfaat pijat  bayi untuk

bayi dan ibu adalah sebagai berikut :

 

 

1. Membuat bayi dan ibu semakin tenang dan nyaman

 

Bayi yang mendapat pijatan secara teratur akan lebih rileks dan tenang. Dengan sirkulasi darah dan oksigen yang lancar otomatis membuat imunitas tubuh bayi lebih baik. Selain fisik, pijat juga sangat mempengaruhi emosional, karena aktivitas pijat akan menjalin bonding antara anak dan orang tua. Unsur utama pijat bayi adalah sentuhan (touch), bukan tekanan (pressure).

 

Field (2005) dalam studinya mengatakan, oksitosin sebagai hormon hipofisis yang menstimulasi kontraksi otot rahim dan sekresi susu ibu dilepaskan tidak hanya sebagai respon terhadap isapan selama pemberian ASI dan sebagai respon terhadap persalinan,

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

4

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


melainkan juga dilepaskan oleh stimulasi yang tidak menyakitkan seperti sentuhan, kehangatan, dan usapan-usapan yang diberikan kepada bagian lain dari tubuh. Kadar oksitosin meningkat di plasma demikian juga di cairan serebrospinal (CSS) sebagai respon terhadap stimuluds-stimulus ini. Hal ini memberi efek meningkatkan relaksasi, rasa nyaman, dan interaksi sosial yang positif.

 

2. Meningkatkan pertumbuhan dan berat badan bayi

 

Bayi yang dipijat mengalami peningkatan kadar enzim penyerapan dan insulin sehingga penyerapan terhadap sari makanan menjadi lebih baik. Bayi menjadi cepat lapar dan karena itu lebih sering menyusu sehingga meningkatkan produksi ASI.

 

3. Meningkatkan efektivitas istirahat (tidur) dan konsentrasi bayi Neonatal menghabiskan kebanyakan periode perinatal dengan

 

tidur. Neonatus cukup bulan umumnya tidur 70% dalam 24 jam, sedangkan bayi prematur tidur hingga 90% dalam satu hari penuh. Melatonin, hormon yang ada secara natural yang dilepaskan pada waktu malam dan berhenti dengan paparan terhadap cahaya, mempunyai peran dalam fungsi visual, cerebrovaskuler, reproduksi, neuroendokrinologis, dan neuroimunologis. Menurut Field (2005) bayi yang dipijat, dibandingkan dengan kelompok kontrol, mencapai penyesuaian siklus aktivitas istirahat mereka lebih menyenangkan pada usia 8 minggu dan produksi melatonin noktural yang lebih tinggi pada usia 12 minggu. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa terapi pijat yang diberikan secara rutin waktu tidur bayi dapat menjadi sinyal sosial yang kuat yang dapat mempengaruhi perkembangan dari siklus tidur terjaga. Sehingga bayi yang terpenuhi kebutuhan tidurnya, saat bangun akan menjadi bugar. Kebugaran ini juga menjadi faktor mendukung konsentrasi dan kerja otak bayi.

 

4. Meningkatkan produksi ASI dan gerak peristaltik untuk pencernaan. Pijat  bayi  dapat  menyebabkan  bayi  lebih  rileks  dan  dapat bersistirahat dengan efektif, hal ini berdampak positif ketika bayi bangun dan membawa energi yang cukup untuk beraktivitas. Dengan aktivitas  yang  optimal,  bayi  akan  cepat  lapar  sehingga  nafsu makannya meningkat. Peningkatan nafsu makan ini juga ditambah dengan peningkatan aktivitas nervus vagus dalam menggerakkan sel peristaltik  untuk  mendorong  makanan  ke  saluran  pencernaan. Dengan  semakin  banyak  dihisap,  ASI  pun  terstimulasi  untuk

 

berproduksi.

 

Field (2005) mengatakan, ketika ibu dan anak terjadi kotak kulit ke kulit setelah kelahiran (Inisiasi Menyusu Dini) terjadi pelepasan hormon oksitosin yang bersikulasi di hipofise posterior ibu. Selama periode ini tidak hanya mengakibatkan pengeluaran susu, namun juga

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

5

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


menginduksi vasodilatasi (pelebaran saluran pembuluh) di kulit dada ibu. Ibu merasakan vasodilatasi ini sebagai kehangatan yang memperkuat sensasi relaksasi dan kenyamanan dan akan interaksinya dengan anaknya. Anak juga berespon terhadap kontak fisik dengan ibunya dengan menjadi tenang, seperti diekspresikan dengan tangisan yang lebih sedikit.

 

5. Meningkatkan daya tahan tubuh

 

Pemijatan memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan sel pembunuh alami (natural killer cells). Hal ini dibuktikan pada penderita HIV yang dipijat sebanyak 5 kali dalam seminggu selama satu bulan mampu meningkatkan jumlah dan toksisitas sel pembunuh alami (natural killer cells). Dengan demikian, kemungkinan penderita terkena infeksi sekunder berkurang.

 

6. Memacu perkembangan otak dan sistem saraf

 

Rangsangan yang diberikan pada kulit bayi akan memacu proses myelinisasi (penyemburnaan otak dan sistem saraf) sehingga dapat meningkatkan komunikasi ke tubuh bayi dan keaktifan sel neuron. Myelinisasi yang berlangsung lebih cepat memungkinkan otak bayi semakin terpacu untuk berfungsi sempurna dalam mengkoordinasikan tubuh. Bayi lebih sigap dan lincah dalam menanggapi apa yang dihadapinya.

7. Meningkatkan aliran oksigen dan nurtisi menuju sel

 

Pemijatan dapat memperlancar proses pengangkutan oksigen ke sel-sel yang akan dituju. Pengangkutan oksigen ini penting agar sel-sel dapat menjalankan fungsinya dengan normal. Aliran oksigen ke sel-sel saraf yang tidak lancar dapat menyebabkan rasa sakit, menurunnya konsentrasi, dan kesiagaan. Stimulasi pemijatan juga memperlancar mengalirnya nutrisi ke seluruh sel. Nutrisi ini penting agar sel-sel dapat tumbuh dan menjalankan fungsinya.

 

Dengan pemijatan akan memperlancar peredaran darah yang mengalir keseluruh tubuh, termasuk ke otaknya. Salah satu zat penting yang dibawa oleh darah adalah oksigen. Ketika suplai oksigen untuk otak bayi tidak lancar maka fungsi otak untuk berpikir dan konsentrasi akan terganggu. Semakin baik aliran darah ke otak, semakin berkecukupan kebutuhan oksigen otak yang terpenuhi. Terpenuhinya oksigen di otak secara cukup membuat konsentrasi dan kesiagaan bayi semakin baik (Subakti, 2008).

 

8. Membina kasih sayang orang tua dengan anak (bonding)

 

Ada dua istilah terkait ikatan antara anak dan orang tua, yaitu bonding dan attachment. Bonding merupakan perasaan kedekatan batin yang timbul pada diri orang tua terhadap bayinya. Sedangkan attachment adalah keterikatan bayi pada orang tuanya.

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

6

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


 

Ada dua pola utama pembentukan keterikatan antara bayi dan

ibu yang ditemukan oleh Ainsworth (1978), yaitu secure attachment

dan anxious attachment. Pada secure attachment, anak memiliki rasa

aman setiap saat, karena yakin telah memiliki kasih sayang dan

perlindungan dari orang tua. Ikatan ini lebih menjamin perkembangan

bayi  menjadi  manusia  berkepribadian  baik,  tangguh,  mandiri,

mencintai, dan rasa percaya diri pada lingkungannya. Sebaliknya,

anxious attachment, anak memiliki perasan cemas dan gelisah karena

kurang aman, kurang yakin bahwa ia dicintai, dan kurang mendapat

perlindungan dari orang tua. Ikatan seperti ini bisa berpengaruh

negatif  karena  menjadikannya  sebagai  manusia  yang  memiliki

kesulitan tingkah laku, yang bersumber pada gangguan emosional.

Agar anak memiliki secure attachment, maka diperlukan bonding

yang baik, yang muncul jika bayi diberi sentuhan, belaian, dan pijatan

yang disertai kasih sayang orang tuanya. (Hamasah, Putri. 2010).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Waktu Pemijatan

Putri Alissa (2009) pemijatan dapat dilakukan kapanpun, namun waktu

yang dianjurkan adalah :

1) Pagi hari

Pemijatan dapat dilakukan pagi hari sebelum mandi, sebab sisa-sisa

minyak pijat akan lebih mudah dibersihkan, selain itu pemijatan pada

pagi hari memberikan nuansa ceria bagi bayi.

2) Malam hari

Pemijatan malam hari sangatlah baik. Sebab, setelah pemijatan

biasanya bayi akan santai dan mengantuk, hal ini berguna utuk

membantu bayi tidur lebih nyenyak.

3) Pemijatan dilakukan 15 menit setelah si kecil makan

Pemijatan segera setelah makandapat menyebabkan gangguan

pencernaan, bahkan muntah. Hal ini terjadi karena lambung masih

belum siap diguncang dan gerak peristaltik masih berlangsung untuk

mengantar makanan kesaluran pencernaan (Subakti, 2008).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tempat Pemijatan Bayi

Menurut Subakti & Anggraini (2008), tempat pemijatan untuk bayi

adalah :

 

1)        Ruangan yang hangat tapi tidak panas

2)        Ruangan kering dan tidak pengap

3)        Ruangan tidak berisik

4)        Ruangan yang peneranganya cukup

 

5)        Ruangan tanpa aroma meyengat dan mengganggu

6)        Suasana yang tenang saat pemijatan

 

Menurut Subakti & Angraini (2008) agar suasana menjadi tenang saat pemijatan lebih baik dilakukan :

 

1)        Saat si kecil ceria

2)        Saat kondisi perut yang sudah terisi makanan

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

7

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


 

 

 

3)

Saat suasaana hati pemijat tenang

Dengan mimik wajah tersenyum dan menebar kasih sayang

Dengan memutar musik klasik

 

 

4)

 

 

5)

 

 

 

Persiapan Sebelum

Memijat

Menurut  Roesli  (2001)  dan  Maharani  (2009)  sebelum  melakukan

pemijatan harus memperhatikan hal-hal berikut ini :

1)Tangan bersih dan hangat

2)Hindari agar kuku dan perhiasan tidak mengakibatkan goresan pada

kulit bayi

3)Ruang untuk memijat diupayakan hangat dan tidak pengap

4)Bayi sudah selesai makan atau sedang tidak lapar

5)Sediaka waktu untuk tidak diganggu minimal selama 15 menit guna

melakukan seluruh tahap-tahap pemijatan

6)Duduklah pada posisi nyaman dan tenang

7)Baringkanlah bayi diatas permukaan kain yang rata, lembut, dan

bersih

8)Siapkan handuk, popok, baju ganti dan minyak bayi (baby oil/ lotion).

9)Mintalah izin pada bayi sebelum melakukan pemijatan dengan cara

membelai wajah dan kepala bayi sambil mengajaknya berbicara.

(Williams,Frances. 2003).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hal-hal Yang Dianjurkan

dan  Yang Tidak Dianjurkan Selama Pemijatan Bayi

Hal-hal Yang Dianjurkan :

Ciptakan suasana yang tenang atau lembut selama pemijatan.

1.Memandang mata bayi selama pemijatan dengan disertai pancaran

kasih sayang

2.Melakukan sentuhan ringan pada awal pemijatan, kemudian secara

bertahap tambahkanlah tekanan pada sentuhan tersebut.

3.Sesering mungkin lumurkan minyak atau baby oil sebelum dan

selama pemijatan.

4.Melakukan gerakan pembukaan berupa sentuhan ringan disepanjang

sisi muka bayi atau mengusap rambutnya dengan mengajak bicara.

5.Dianjurkan melakukan gerakan urutan dari bagian kaki, karena

umumnya bayi lebih menerima apabila dipijat pada daerah kaki.

6.Tanggap dengan isyarat atau respon yang diberikan oleh bayi pada

saat pemijatan.

7.Hindarkan mata bayi dari percikan atau lelehan minyak atau baby oil.

8.Memandikan bayi segera pemijatan agar merasa segar dan bersih.

(Hamasah, Putri. 2010)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hal-hal Yang Tidak Dianjurkan Selama Pemijata Bayi

1.  Memijat bayi langsung setelah makan.

Waktu terbaik pemijatan adalah 2 jam setelah makan makanan

padat. Pada jam tersebut diasumsikan bayi tidak dalam kondisi terlalu

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

8

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


lapar ataupun kelewat kenyang.

2.      Membangunkan bayi khusus untuk pemijatan

3.      Memijat bayi pada saat bayi dalam keadaan tidak sehat

 

4.      Memijat bayi pada saat bayi tidak mau dipijat

 

5.      Memaksakan posisi pijat tertentu pada bayi (Roesli,2001)

 

Siapa Yang Memijat

 

Menurut Putri Alissa (2009), pijat bayi menjadi sangat berarti dan bermanfaat apabila dilakukan oleh :

 

1. Ibu

 

Ibu adalah orang paling dekat dengan si bayi, oleh karenanya ibu harus menjadi orang pertama yang mempelopori pemijatan terhadap bayi. Ikatan kasih sayang (bonding) antara ibu dan bayinya sangat penting untuk diteruskan melalui aktivitas memijat yang ditujukan untuk meningkatkan kesehatan bayinya.

 

Pijatan ibu kepada bayinya adalah sapuan lembut yang ditujukan untuk kesehatan pengikat jalinan kasih sayang. Kulit ibu adalah kulit yang paling awal dikenali oleh bayi.

2.     Ayah

 

Pijat adalah bentuk upaya untuk pemeliharaan kesehatan yang biasanya sangat disenangi para ayah. Dengan melakukan pemijatan akan terbuka kesempatan bagi seorang ayah untuk menjalin kontak batin dengan bayinya.

 

3.     Kakek atau nenek

 

Pada salah satu penelitian, sekelompok kakek dan nenek dengan sukarela memijat bayi-bayi terlantar yang berusia antara 3 – 18 bulan. Ternyata dari kegiatan itu para kakek dan nenek banyak mendapat keuntungan antara lain ketegangan dan depresi menjadi berkurang, selain itu rasa percaya diri mereka meningkat, denyut nadi menjadi lebih rendah, hidup lebih rileks, dan cara hidup mereka berubah sehingga kunjungan ke dokter berkurang dan dapat lebih banyak melakukan hubungan sosial.

 

Cara Pemijatan Sesuai Usia Bayi

 

1.      0 – 1 bulan, disarankan gerakan yang lebih mendekati usapan-usapan halus. Sebelum tali pusat lepas sebaiknya tidak dilakukan pemijatan di daerah perut

 

2.      1 – 3 bulan, disarakan gerakan halus disertai dengan tekanan ringan dalam waktu yang singkat

 

3.      3 bulan – 3 tahun. Disarankan seluruh gerakan dilakukan dengan tekanan dan waktu yang semakin meningkat.

 

( Roesli, 2001)

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

9

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


Gerakan Dasar Pemijatan

1.    Gerakan usapan

Berkhasiat untuk menenangkan anak. Ahli fisioterapi menganjurkan

agar  usapan  dilakukan  sedikit  lebih  bertenaga  dengan  usapan

mengarah kejantung, terutama pijat bagian peripheral (lengan, bahu,

tangan, kaki, betis, paha). Gerakan usapan merangsang aliran darah

getah  bening.  Lancarnya  aliran  darah  dan  getah  bening

menyebabkan  metabolisme  tubuh  bayi  lebih  baik  sehingga

membuatnya tenang dan nyaman.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2. Gerakan remasan

Gerakan remasan dapat membuat otot bayi menjadi lebih kuat

sekaligus melancarkan peredaran darah. Remasan ini juga ditujukan

untuk memperlancar peredaran darah dan kelenjar. Dengan remasan,

otot bayi terlatih untuk berkontraksi dan relaksasi bila disertai dengan

latihan peregangan.

 

 

 

 

 

 

3.Gerakan kocokan

Gerakan kocokan bermanfaat untuk mengendurkan jaringan otot.

Sebab, bayi masih jarang berlatih dan bergerak seperti orang dewasa.

Ketika sekali atau dua kali bergerak, ototnya akan cepat tegang sehingga perlu dikendurkan kembali.

 

 

 

 

 

4. Gerakan urut lingkar

 

Gerakan ini memberikan stimulus pada permukaan jaringan otot dan jaringan otot yang lebih dalam. Dengan tehnik ini aliran darah akan meningkat dan pembuluh darah akan lebih lebar. Gerakan urut dan lingkar bermanfaat untuk stimulus bagi otot dan saraf untuk lebih aktif.

 

 

(Alissa, Putri. 2009)

Urutan Tehnik

1. Melakukan pemijatan pada daerah kaki

Pemijatan Bayi

1)  Perahan cara India

 

(1)        Peganglah kaki bayi pada pangkal paha, seperti memegang pemukul soft ball

 

(2)        Gerakkan tangan ke bawah secara bergantian, seperti memerah susu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

10

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


2)      Peras dan putar

 

(1)         Pegang kaki bayi pada pangkal paha dengan kedua tangan secara bersamaan

 

(2)         Peras dan putar kaki bayi dengan lembut dimulai dari pangkal paha ke arah mata kaki

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3)  Telapak kaki

 

(1)        Urutlah telapak kaki dengan kedua ibu jari secara bergantian, dimulai dari tumut kaki menuju jari-jari di seluruh telapak kaki

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4)  Tarikan lembut jari

 

(1)        Pijatlah jari-jari satu persatu dengan gerakan memutar menjauhi telapak kaki, diakhiri dengan tarikan kasih sayang lembut pada tiap ujung jari.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

11

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


5)      Gerakan peregangan (strecth)

 

(1)         Dengan mempergunakan sisi jari telunjuk, pijat telapak kaki mulai dari batas jari-jari kearah tumit, kemudian ulangi lagi dari perbatasan jari ke arah tumit.

 

(2)         Dengan jari tangan lain regangkan dengan lembut punggung kaki pada daerah pangkal kaki kearah tumit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6)      Titik tekanan

 

Tekan-tekanlah kedua ibu jari secara bersamaan di seluruh permukaan telapak kaki dari arah tumit ke jari-jari

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

7)  Punggung kaki

 

(1)  Dengan mempergunakan kedua ibu jari secara bergantian pijatlah punggung kaki dari pergelangan kaki ke arah jari-jari secara bergantian.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

12

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


8)    Peras & putar pergelangan kaki (anklecircles)

 

(1)  Buatlah gerakan seperti memeras dengan mempergunakan ibu jari dan jari-jari lainnya dipergelangan kaki bayi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

9)    Perahan secara Swedia

(1)      Peganglah pergelangan kaki bayi

 

(2)      Gerakkan tangan anda secara bergantian dari pergelangan kaki ke pangkal paha.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

10) Gerakan menggulung

 

Pegang pangkal paha dengan kedua tangan anda.

 

Buatlah gerakan menggulung dari pangkal paha menuju pergelangan kaki

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

11)  Gerakan akhir

 

(1)  Setelah gerakan 1 sampai 10 dilakukan pada kaki kanan dan kiri, repatkan kedua kaki bayi.

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

13

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


(2)  Letakkan kedua tangan anda secara bersamaan pada pantat dan pangkal paha.

 

(3)  Usap kedua kaki dengan tekanan lembut dari paha ke arah pergelangan kaki. Ini merupakan gerakan akhir bagian kaki.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.     Memijat bagian perut

Catatan : hindari pemijatan pada tulang rusuk atau ujung tulang rusuk

 

1)    Mengayuh sepeda

 

(2)        Lakukan gerakan memijat pada perut bayi seperti mengayuh pedal sepeda, dari atas ke bawah perut, bergantian dengan tangan kanan dan kiri

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2)    Mengayuh sepeda dengan kaki diangkat

(1)        Angkat kedua kaki bayi dengan salah satu tangan

 

(2)        Dengan tangan yang lain, pijat perut bayi dari perut bagian atas sampai ke jari-jari kaki.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

14

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


3)    Ibu jari ke samping

(1)        Letakkan kedua ibu jari di samping kanan kiri pusar bayi.

(2)        Gerakkan kedua ibu jari ke arah tepi perut kanan dan kiri.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4)    Bulan – matahari

 

(1)        Buat lingkaran searah jarum jam dengan jari tangan kiri mulai dari perut sebelah kanan bawah (daerah usus buntu) ke atas, kemudian kembali ke daerah kanan bawah (seolah membentuk gambar matahari) beberapa kali

 

(2)        Gunakan tangan kanan untuk membuat gerakan setengah lingkaran mulai dari bagian kanan bawah perut bayi sampai bagian kiri perut bayi (seolah membentuk gambar bulan)

 

(3)        Lakukan kedua gerakan ini bersama-sama. Tangan kiri selalu membuat bulatan penuh (matahari), sedangkan tangan kanan akan membuat gerakan setengah lingkaran (bulan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5)    Gerakan I Love You

 

(1)        I” Pijatlah perut bayi mulai dari bagian kiri atas ke bawah dengan menggunakan jari-jari tangan kanan membentuk huruf ”I”

 

(2)        LOVE” Pijatlah perut bayi membentuk huruh ”L” terbalik, mulai dari kanan atas ke kiri atas, kemudian dari kiri atas ke kiri bawah.

 

(3)        YOU” Pijatlah perut bayi membentuk huruf ”U” terbalik, mulai dari kanan bawah (daerah usus buntu) ke atas, kemudian ke kiri, ke bawah, dan berakhir di perut kiri bawah.

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

15

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6)    Gelembung atau jari-jari berjalan (walking fingers)

 

(1)        Letakkan ujung jari-jari satu tangan pada perut bagian kanan

 

(2)        Gerakkan jari-jari anda pada perut dari bagian kanan ke bagian kiri guna mengeluarkan gelembung-gelembung udara.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.     Memijat daerah dada

1)    Jantung besar

 

(1)        Buatlah gerakan yang menggambarkan jantung dengan meletakkan ujung-ujung jari kedua tangan anda di tengah dada bayi/ulu hati.

 

(2)  Buat gerakan keatas sampai di bawah leher, kemudian ke samping di atas tulang selangka, lalu ke bawah membentuk bentuk jantung, dan kembali ke ulu hati.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

16

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


2)    Kupu-kupu

 

(1)        Buatlah gerakan diagonal seperti gambaran kupu-kupu, dimulai dengan tangan kanan membuat gerakan memijat menyilang dari tengah dada/ ulu hati ke arah bahu kanan, dan kembali ke ulu hati.

 

(2)      Gerakan tangan kiri anda ke bahu kiri dan kembali ke ulu hati.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.     Memijat daerah tangan

1)    Memijat ketiak (armpist)

 

(1)        Buatlah gerakan memijat pada daerah ketiak dari atas ke bawah. Perlu diingat, kalau terdapat pembengkaan kelenjar di daerah ketiak, sebaiknya gerakan ini tidak dilakukan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2)  Perahan cara India

 

(1)        Peganglah lengan bayi bagian pundak dengan tangan kanan seperti memegang pemukul soft ball, tangan kiri memegang pergelangan tangan bayi.

 

(2)        Gerakkan tangan kanan mulai dari bagian pundak kearah pergelangan tangan, kemudian gerakkan tangan kiri dari pundak ke arah pergelangan tangan.

 

(3)        Demikian seterusnya, gerakkan tangan kanan dan kiri ke bawah secara bergantian dan berulang-ulang seolah memerah susu sapi.

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

17

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2)      Peras dan Putar (squeeze and twist)

 

(1)        Peras dan putar lengan bayi dengan lembut mulai dari pundak ke pergelangan tangan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4)  Membuka tangan

 

(1)        Pijat telapak tangan dengan kedua ibu jari, dari pergelangan tangan ke arah jari-jari.

 

(2)        Putar jari-jari

 

(3)        Pijat lembut jari bayi satu per satu menuju ke arah ujung jari dengan gerakan memutar.

 

(4)        Akhirilah gerakan ini dengan tarikan lembut pada tiap ujung jari.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5)    Punggung tangan

 

(1)  Letakkan tangan bayi di antar kedua tangan anda.

(2)  Usap punggung tangannya dari pergelangan tangan ke arah

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

18

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


jari-jari dengan lembut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6)  Peras dan putar pergelangan tangan (wirstcirclr)

 

Peraslah sekeliling pergelangan tangan dengan ibu jari dan jari telunjuk

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

7) Perahan cara Swedia

 

Pijatan ini berguna untuk mengalirkan darah ke jantung dan paru-paru.

 

(1)  Gerakkan tangan kanan dan kiri anda secara bergantian mulai pergelangan tangan kanan bayi kearah pundak.

 

(2)  Lanjutkan dengan pijatan dari pergelangan kiri bayi ke arah pundak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

8)    Gerakan menggulung

 

(1)   Peganglah lengan bayi bagian atas/bahu dengan kedua telapak tangan.

 

(2)  Bentuklah gerakan menggulung dari pangkal lengan menuju ke arah pergelangan tangan/ jari-jari.

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

19

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.    Memijat daerah muka

 

1)    Dahi : menyetrika dahi (open book)

(1)  Letakkan jari-jari kedua tangan anda pada pertengahan dahi.

 

(2)  Tekankan jari-jari anda dengan lembut mulai dari tengah dahi keluar ke samping kanan dan kiri seolah menyetrika dahi atau

 

membuka lembaran buku.

 

Gerakkan ke bawah ke daerah pelipis, buatlah lingkaran-lingkaran kecil di daerah pelipis, kemudian gerakkan ke dalam melalui daerah pipi di daerah mata

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2)  Alis : menyetrika alis

(1)        Letakkan kedua ibu jari anda di antara kedua alis mata.

 

(2)        Gunakan kedua ibu jari untuk memijat secara lembut pada alis mata dan di atas kelopak mata, mulai dari tengah ke samping seolah menyetrika alis.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

20

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


3)    Hidung : Senyum I

(1)  Letakkan kedua ibu jari anda pada pertengahan alis

 

(2)  Tekankan ibu jari anda dari pertengahan kedua alis turun melalui tepi hidung ke arah pipi dengan membuat gerakan ke samping dan ke atas seolah membuat bayi tersenyum.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4)      Mulut bagian atas : Senyum II

 

(1)  Letakkan kedua ibu jari anda di atas mulut di bawah sekat hidung.

 

(2)  Gerakkan kedua ibu jari anda dari tengah ke samping dan ke atas ke daerah pipi seolah membuat bayi tersenyum.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5)     Mulut bagian bawah : Senyum III

 

(1)  Letakkan kedua ibu jari anda di tengah dagu.

 

(2)  Tekankan dua ibu jari pada dagu dengan gerakan dari tengah ke samping, kemudian ke atas ke arah pipi seolah membuat bayi tersenyum.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

21

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


6)     Lingkaran kecil di rahang (small circlesaround jaw)

 

(1)  Dengan jari kedua tangan, buatlah lingkaran-lingkarang kecil daerah rahang bayi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

7)    Belakang telinga

 

(1)  Dengan mempergunakan ujung-ujung jari, berikan tekanan lembut pada daerah belakang telinga kanan dan kiri.

 

(2)  Gerakkan ke arah pertengahan dagu di bawah dagu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6.     Memijat daerah punggung

1)     Gerakan maju mundur (kursi goyang)

 

(1)        Tengkurapkan bayi melintang di depan anda dengan kepala di sebelah kiri dan kaki di sebelah kanan anda

 

(2)        Pijatlah sepanjang punggung bayi dengan gerakan maju mundur menggunakan kedua telapak tangan, dari bawah leher sampai ke pantat bayi, lalu kembali ke leher.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

22

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


2)  Gerakan menyetrika

(1)        Pegang pantat bayi dengan tangan kanan

 

(2)        Dengan tangan kiri, pijatlah mulai dari leher kebawah sampai bertemu dengan tangan kanan yang menahan pantat bayi seolah menyetrika pungung.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3)    Gerakan menyetrika dan mengangkat

 

(2)        Ulangi gerakan menterika punggung, hanya kali ini tangan kanan memegang kaki bayi dan gerakan dilanjutkan sampai tumit kaki bayi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4)    Gerakan melingkar

 

(1)        Dengan jari-jari kedua tangan anda, buatlah gerakan-gerakan melingkar kecil-kecil mulai dari batas tengkuk turun ke bawah di sebelah kanan dan kiri tulang punggung sampai ke pantat.

 

(2)        Mulai dengan lingkaran-lingkaran kecil di daerah leher, kemudian lingkaran yang lebih besar di daerah pantat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

23

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


5)    Gerakan mengaruk

 

(1)        Tekankan dengan lembut kalima jari-jari tangan kanan anda pada punggung bayi.

 

(2)        Buat gerakan menggaruk ke bawah memanjang sampai ke pantat bayi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sentuhan Relaksasi (Touch Relaxation)

1. Relaksasi

 

Membuat goyangan-goyangan ringan, tepukan-tepukan halus dan melambung-lambungkan secara lembut. Sentuhan relaksasi dapat dikerjakan di setiap bagian badan bayi seperti di daerah tangan, pundak, dan perut. Sentuhan ralaksasi dipakai untuk memulai garakan pada setiap bagian badan bayi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.     Peregangan lembut

 

1)    Tangan disilangkan

 

(1)  Pegang kedua pergelangan tangan bayi dan silangkan keduanya di dada.

 

(2)  Luruskan kembali kedua tangan bayi ke samping. Ulangi gerakan ini sebanyak 4 – 5 kali.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

24

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


2)    Membentuk diagonal tangan-kaki

 

(1)        Pertemuan ujung kaki kanan dan ujung tangan kiri bayi di atas tubuh bayi sehingga membentuk garis diagonal. Selanjunya tarik kembali kaki kanan dan tangan kiri bayi ke posisi semula.

 

(2)        Pertemukan ujung kaki kiri dengan ujung tangan kanan di atas tubuh bayi. Selanjutnya, tarik kembali tangan dan kaki bayi ke posisi semula. Gerakan membentuk diagonal ini dapat diulang sebanyak 4 – 5 kali.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3)  Menyilangkan kaki

 

(1)        Pegang pergelangan kaki kanan dan kiri bayi, lalu silangkan ke atas. Buatlah silangan sehingga mata kaki kanan luar bertemu mata kaki kiri dalam. Setelah itu, kembalikan posisi kaki pada posisi semula.

 

(2)        Pegang kedua pergelangan kaki bayi dan silangkan kedua kakinya ke atas sehingga mata kaki kanan dalam bertemu dengan mata kaki kiri luar. Setelah itu, kembalikan pada posisi semula. Gerakan ini dapat diulang sebanyak 4 – 5 kali.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4)    Menekuk kaki

 

(1)  Pegang pergelangan kaki kanan dan kiri bayi dalam posisi kaki lurus, lalu tekuk lutut kaki perlahan menuju ke arah perut. Gerakan menekuk lutut ini dapat diulang sebanyak 4 – 5 kali.

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

25

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5)    Menekuk kaki bergantian

 

(1)         Gerakannya sama seperti menekuk kaki, tetapi dengan mempergunakan kaki secara bergantian.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Manfaat Lain Dari Pijat Bayi

 

Pada beberapa keadaan tertentu, pijat bayi dapat memberikan keuntungan tambahan seperti dalam kasus-kasus berikut (Roesli, 2001 dan Subakti, 2008) :

1)     Orang tua yang masih remaja (teenage parents)

 

Pada orang tua yang masih remaja, dimana belum siap untuk menjadi orang tua. Pijat bayi akan meningkatkan kepercayaan diri mereka, meningkatkan rasa penerimaan atas keadaannya menjadi orang tua, dan meningkatkan harga diri mereka sebagai orang tua. Pemijatan dimaksudkan juga untuk melatih ibu agar lebih totalitas dalam berinteraksi dengan bayinya. Semakin sering ibu menyentuh bayi, akan membuatnya semakin yakin akan peran sebagain seorang ibu. Ibu akan semakin dekat dengan bayinya karena frekuensi kontak mata, kontak kulit dan komunikasi (Subakti, 2008).

 

2)  Orang tua yang rasa keterikatan dengan bayinya kurang

 

Pada kasus kehamilan dan kelahiran anak yang tidak dikehendaki atau direncanakan, komplikasi kehamilan dan atau kelahiran, pemisahan ibu dan bayi untuk waktu tertentu karena kesehatan fisik/mental ibu atau bayi. Pijat bayi dapat mendekatkan hubungan orang tua dengan bayinya.

 

3)  Orang tua angkat

 

Pada orang tua angkat yang tidak pernah mengandung bayi yang diangkat, dengan pijat bayi akan membantu menciptakan ikatan yang

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

26

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


lebih kuat antara orang tua angkat dengan bayinya. Mereka akan lebih cepat mengenal dan merasakan bahwa mereka saling terikat dalam satu keluarga.

 

4)  Bedah Caesar

 

Bayi yang dilahirkan melalui bedah caesar tidak akan menerima rangsangan taktil seperti bayi yang dilahirkan normal. Selain itu, karena pengaruh obat-obatan yang diberikan pada ibu, bayi akan kurang siaga (alert). Pijat bayi akan lebih cepat menyatukan orang tua dan bayinya, serta akan menolong mereka melepaskan perasaan-perasaan negatif karena perpisahan sementara.

 

5) Sakit perut (colic)

 

Secara teori kolik disebabkan antara lain karena susuanan saraf autonom yang tidak seimbang, adanya gangguan pada pertumbuhan mekanisme kontrol tidur/bangun, gangguan interaksi antara orang tua dan bayi, atau gangguan pada saluran pencernaan dan kesukaran makan. Dengan pijat bayi pada waktu kolik berlangsung dan pada waktu menjelang tidur akan mengurangi kolik. Selain itu dengan pijat, interaksi antara bayi dan orang tua menjadi lebih positif, rasa gelisah berkurang, dan dapat lebih teratur tidur atau bangunya.

 

6)    Menstimulasi aktivitas Nervus Vagus untuk perbaikan pernafasan

 

Aktivitas serat-serat nervus vagus berpengaruh pada paru-paru Sebuah penelitian yang dilakukan di Touch Research Institute menunjukkan bahwa perlakuan pemijatan selama dua puluh menit yang dilakukan setiap malam pada anak-anak asma dapat menyebabkan mereka bernafas dengan lebih baik. Ukuran keberhasilan ini ditunjukkan dengan pembacaan grafik peningkatan aliran udara setiap hari yang semakin meningkat (Subakti, 2008).

 

7)    Janin dari ibu pecandu kokain

 

Penelitian terakhir membuktikan bahwa pemijatan yang dilakukan terhadap bayi-bayi yang ibunya pecandu kokain menunjukkan berkurangnya kejadian komplikasi dan kenaikan berat badan yang lebih baik daripada bayi yang tidak dipijat.

 

8) Bayi dari ibu HIV positif

 

Peneliti masih mempelajari apakah pijat bayi dapat mempengaruhi peningkatan fungsi kekebalan tubuh pada bayi-bayi dari ibu dengan HIV positif dan apakah terapi pijat yang diberikan oleh orang tua dapat meningkatkan perkembangan mental, motorik, dan perkembangan sosial bayinya.

 

9) Bayi yang dirawat di rumah sakit

 

Dengan pijat bayi mereka akan mengetahui bahwa perabaan dapat juga terasa menyenangkan, menenangkan, dan penuh kasih sayang.

 

10) Bayi kurang bulan (premature infant)

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

27

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


Penelitian yang dilakukan oleh Prof.T.Field & Scafidi (1986 & 1990) menunjukkan bahwa pada 20 bayi prematur (berat badan 1.280 dan 1.176 gram) yang dipijat 3 x 15 menit selama 10 hari, mengalami kenaikan berat badan per hari 20% - 47% lebih banyak dari yang tidak dipijat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

28

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


 

CEK LIST

 

PIJAT BAYI

 

NAMA               :

NIS                        :

KELOMPOK        :

TANGGAL        :

Nilailah setiap kinerja langkah yang diamati menggunakan skala sebagai berikut:

 

1 Perlu perbaikan : Langkah tidak dikerjakan dengan benar atau tidak sesuai urutan (jika harus berurutan)

 

2 Mampu : Langkah dikerjakan dengan benar dan berurutan (jika harus berurutan), tetapi kurang tepat dan/atau pembimbing/pengamat perlu membantu/mengingatkan hal-hal kecil yang tidak terlalu berarti

 

3 Mahir : Langkah dikerjakan dengna benar, tepat tanpa ragu-ragu atau tanpa perlu bantuan dan sesuai dengan urutan (jika harus berurutan)

 

T/S Langkah tidak sesuai dengan keadaan

Penilaian

KEGIATAN

1          2        3

 

PERSIAPAN

1.      PersiapanPetugas

o  Cuci tangan sebelum mulai memijat

 

o Kuku harus pendek, lepas perhiasan yang dapat melukai kulit bayi o Duduk pada posisi nyaman dan tenang

 

2.      PersiapanRuangadanAlat

o   Ruangan hangat tapi tidak pengap, kering ,tanpa aroma menyengat dan

cukup penerangan

o   Suasanan tenang dan memutar musik klasik

 

o   Permukaan kain yang rata, lembut dan bersih

o   Baby oil/ lotion

o   Baju, popok, handuk

 

3.      PersiapanBayi

 

o   Bayi tidak dalam kondisi lapar, 1/2 jam setelah makan, tidak mengantuk/ tidur

o   Bayi tidak sakit

o   Bayi tidak rewel atau bayi mau dipijat

 

PIJATAN PADA DAERAH KAKI

 

1.  Perahan cara India

 

1)      Peganglah kaki bayi pada pangkal paha, seperti memegang pemukul soft ball

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

29

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


2)      Gerakkan tangan ke bawah secara bergantian, seperti memerah susu

 

2.      Peras dan putar

 

1)      Pegang kaki bayi pada pangkal paha dengan kedua tangan secara bersamaan

 

2)      Peras dan putar kaki bayi dengan lembut dimulai dari pangkal paha ke arah mata kaki

 

3.      Telapak kaki

 

Urutlah telapak kaki dengan kedua ibu jari secara bergantian, dimulai dari tumut kaki menuju jari-jari di seluruh telapak kaki

 

4.      Tarikan lembut jari

 

Pijatlah jari-jari satu persatu dengan gerakan memutar menjauhi telapak kaki, diakhiri dengan tarikan kasih sayang lembut pada tiap ujung jari

5.      Gerakan peregangan (strecth)

 

1)      Dengan mempergunakan sisi jari telinjuk, pijat telapak kaki mulai dari batas jari-jari kearah tumit, kemudian ulangi lagi dari perbatasan jari ke arah tumit.

 

2)      Dengan jari tangan lain regangkan dengan lembut punggung kaki pada daerah pangkal kaki kearah tumit.

 

6.      Titik tekanan

 

Tekan-tekanlah kedua ibu jari secara bersamaan di seluruh permukaan telapak kaki dari arah tumit ke jari-jari

 

7.      Punggung kaki

 

Dengan mempergunakan kedua ibu jari secara bergantian pijatlah punggung kaki dari pergelangan kaki ke arah jari-jari secara bergantian

 

8.      Peras & putar pergelangan kaki (anklecircles)

 

Buatlah gerakan seperti memeras dengan mempergunakan ibu jari dan jari-jari lainnya dipergelangan kaki bayi.

 

9.      Perahan secara Swedia

 

Peganglah pergelangan kaki bayi. Gerakkan tangan anda secara bergantian dari pergelangan kaki ke pangkal paha

 

10.  Gerakan menggulung

1)      Pegang pangkal paha dengan kedua tangan anda.

 

2)      Buatlah gerakan menggulung dari pangkal paha menuju pergelangan kaki

 

11.  Gerakan akhir

 

1)      Setelah gerakan 1 sampai 10 dilakukan pada kaki kanan dan kiri, repatkan kedua kaki bayi.

 

2)      Letakkan kedua tangan anda secara bersamaan pada pantat dan pangkal paha.

 

3)      Usap kedua kaki dengan tekanan lembut dari paha ke arah

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi    30

SMK KESEHATAN ANNISA 3


pergelangan kaki. Ini merupakan gerakan akhir bagian kaki.

 

PIJATAN PADA DAERAH TANGAN

 

1.      Memijat ketiak (armpist)

 

Buatlah gerakan memijat pada daerah ketiak dari atas ke bawah. Perlu diingat, kalau terdapat pembengkaan kelenjar di daerah ketiak, sebaiknya gerakan ini tidak dilakukan.

 

2.      Perahan cara India

 

1)      Peganglah lengan bayi bagian pundak dengan tangan kanan seperti memegang pemukul soft ball, tangan kiri memegang pergelangan tangan bayi.

 

2)      Gerakkan tangan kanan mulai dari bagian pundak kearah pergelangan tangan, kemudian gerakkan tangan kiri dari pundak ke arah pergelangan tangan.

 

3)      Demikian seterusnya, gerakkan tangan kanan dan kiri ke bawah secara bergantian dan berulang-ulang seolah memerah susu sapi

 

3.      Peras dan Putar (squeeze and twist)

 

Peras dan putar lengan bayi dengan lembut mulai dari pundak ke pergelangan tangan.

 

4.      Membuka tangan

 

1)      Pijat telapak tangan dengan kedua ibu jari, dari pergelangan tangan ke arah jari-jari. Putar jari-jari.

 

2)      Pijat lembut jari bayi satu per satu menuju ke arah ujung jari dengan gerakan memutar. Akhirilah gerakan ini dengan tarikan lembut pada tiap ujung jari.

5.      Putar Jari-jari

 

Pijat lembut jari bayi satu per satu menuju ke arah ujung jari dengan gerakan memutar. Akhirilah gerakan ini dengan tarikan lembut pada tiap ujung jari.

6.      Punggung tangan

 

Letakkan tangan bayi di antar kedua tangan anda. Usap punggung tangannya dari pergelangan tangan ke arah jari-jari dengan lembut.

 

7.      Peras dan putar pergelangan tangan (wirstcircle)

Peraslah sekeliling pergelangan tangan dengan ibu jari dan jari telunjuk.

8.      Perahan cara Swedia

 

1)      Gerakkan tangan kanan dan kiri anda secara bergantian mulai pergelangan tangan kanan bayi kearah pundak.

 

2)      Lanjutkan dengan pijatan dari pergelangan kiri bayi ke arah pundak.

9.      Gerakan menggulung

 

Peganglah lengan bayi bagian atas/bahu dengan kedua telapak tangan. Bentuklah gerakan menggulung dari pangkal lengan menuju ke arah pergelangan tangan/ jari-jari

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

31

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


PIJATAN PADA DAERAH MUKA

 

1.      Dahi : menyetrika dahi (open book)

 

Letakkan jari-jari kedua tangan anda pada pertengahan dahi. Tekankan jari-jari anda dengan lembut mulai dari tengah dahi keluar ke samping kanan dan kiri seolah menyetrika dahi atau membuka lembaran buku. Gerakkan ke bawah ke daerah pelipis, buatlah lingkaran-lingkaran kecil di daerah pelipis, kemudian gerakkan ke dalam melalui daerah pipi di daerah mata

 

2.      Alis : menyetrika alis

 

Letakkan kedua ibu jari anda di antara kedua alis mata. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat secara lembut pada alis mata dan di atas kelopak mata, mulai dari tengah ke samping seolah menyetrika alis

3.      Hidung : Senyum I

 

Letakkan kedua ibu jari anda pada pertengahan alis. Tekankan ibu jari anda dari pertengahan kedua alis turun melalui tepi hidung ke arah pipi dengan membuat gerakan ke samping dan ke atas seolah membuat bayi tersenyum

 

4.      Mulut bagian atas : Senyum II

 

Letakkan kedua ibu jari anda di atas mulut di bawah sekat hidung. Gerakkan kedua ibu jari anda dari tengah ke samping dan ke atas ke daerah pipi seolah membuat bayi tersenyum.

 

5.      Mulut bagian bawah : Senyum III

 

Letakkan kedua ibu jari anda di tengah dagu. Tekankan dua ibu jari pada dagu dengan gerakan dari tengah ke samping, kemudian ke atas ke arah pipi seolah membuat bayi tersenyum.

 

6.      Lingkaran kecil di rahang (small circlesaround jaw)

 

Dengan jari kedua tangan, buatlah lingkaran-lingkarang kecil daerah rahang bayi.

 

7.      Belakang telinga

 

Dengan mempergunakan ujung-ujung jari, berikan tekanan lembut pada daerah belakang telinga kanan dan kiri. Gerakkan ke arah pertengahan dagu di bawah dagu

 

PIJATAN PADA DAERAH PUNGGUNG

 

1.      Gerakan maju mundur (kursi goyang)

 

Tengkurapkan bayi melintang di depan anda dengan kepala di sebelah kiri dan kaki di sebelah kanan anda. Pijatlah sepanjang punggung bayi dengan gerakan maju mundur menggunakan kedua telapak tangan, dari bawah leher sampai ke pantat bayi, lalu kembali ke leher

 

2.      Gerakan menyetrika

 

Pegang pantat bayi dengan tangan kanan. Dengan tangan kiri, pijatlah mulai dari leher kebawah sampai bertemu dengan tangan kanan yang

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

32

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 


menahan pantat bayi seolahmenyetrika pungung.

3.      Gerakan menyetrika dan mengangkat

 

Ulangi gerakan menterika punggung, hanya kali ini tangan kanan memegang kaki bayi dan gerakan dilanjutkan sampai tumit kaki bayi.

 

4.      Gerakan melingkar

 

Dengan jari-jari kedua tangan anda, buatlah gerakan-gerakan melingkar kecil-kecil mulai dari batas tengkuk turun ke bawah di sebelah kanan dan kiri tulang punggung sampai ke pantat. Mulai dengan lingkaran-lingkaran kecil di daerah leher, kemudian lingkaran yang lebih besar di daerah pantat.

 

5.      Gerakan mengaruk

 

Tekankan dengan lembut kalima jari-jari tangan kanan anda pada punggung bayi. Buat gerakan menggaruk ke bawah memanjang sampai ke pantat bayi

 

 

 

Tutor,

 

 

 

 

 

 

(….……………………………………………)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Modul Ketrampilan Klinik Pijat Bayi

33

SMK KESEHATAN ANNISA 3

 

 

Komentar

  1. cara pemberian materi dan pembelajarannya cukup baik sehingga membuat saya paham dengan materinya

    BalasHapus
  2. Cara pengajarannya cukup baik dan pemberian materinya sangat baik

    BalasHapus
  3. Cara pembahasannya sudah jelas dan mudah dipahami, cuma banyak banget Bu gerakannya :(

    BalasHapus
  4. materinya mudah di pahami, penjelasan yang diberikan mudah di mengerti

    BalasHapus
  5. nira sonia

    cara belajarya asik , mudah dimengerti , dan seru 💐

    BalasHapus
  6. Cara mengajarnya detail sehingga mudah dipahami

    BalasHapus

  7. Cahya Meilanti :
    Cara ngajar nya enak jadi cepet masuk materi nya, cara pembelajaran nya juga asik jadi ga cepet bosen

    BalasHapus
  8. Cara mengajar seru, asik, sebelum mulai materi mengadakan ice breaking, materi lengkap beserta penjelasannya

    BalasHapus
  9. Cara mengajar ibu seru dan tidak membosankan, materi yang diberikan cukup mudah dimengerti dan dipahami

    BalasHapus
  10. penjelasan yanggg mudah dipahami, asik, jelas, detail

    BalasHapus
  11. Ayu oktavia: cara belajarnya seru, menarik dan mudah dipahami

    BalasHapus
  12. Dita arta

    Cara mengajar nya seru dan tidak membosan kan sehingga materi mudah di megerti

    BalasHapus
  13. Adinda vicha: cara mengajarnya mudah dipahami

    BalasHapus
  14. Tiara Amelia : Cara pembelajaran ibu sangat di mengerti tetapi jangan terlalu cepat saat menjelaskan materi, materi yang di sampaikan sudah menarik perhatian dan menerapkan pembelajaran secara kooperatif.

    BalasHapus
  15. Materinya sudah bagus dan lengkap, bagi saya butuh waktu yg lumayan untuk sampai benar benar paham karna memang materinya lumayan butuh konsentrasi 😃

    BalasHapus
  16. Safitri Libanowati: materi nya sangat mudah di pahami dan mengajar nya seru dan baik

    BalasHapus
  17. materi sangat membantu tetapi butuh konsentrasi lebih karena materinya memang sangat banyak tapi cukup dimengerti

    BalasHapus
  18. Naila Nazwa :
    Cara mengajarnya menyenangkan dan menarik sehingga mudah dipahami

    BalasHapus
  19. Cara mengajar Bu hanif asik dan menyenangkan sehingga mudah dipahami ❤️

    BalasHapus
  20. Materi yang diberikan sangat lengkap dan mudah dipahami 👍🏻

    BalasHapus
  21. Cara penyampaian materi dari bu hanif sangat mudah di mengerti 😁🫶🏻

    BalasHapus
  22. Sangat membantu sekali materinya memudahkan saya belajar , dan lengkap

    BalasHapus
  23. Materinya bagus jadi tau cara memijat bayi
    Cara mengajarnya juga asik
    Materi nya pengkap
    Mudah di pahami

    BalasHapus
  24. cara mengajar ibu baik, asik, seru , tapi kadang suka kecepetan dalam mengasi materi

    BalasHapus
  25. Mutiara Hutabarat
    Materi yang diberikan jelas,lengkap,walau agak susah diingat tahapan pijatnya hehe

    BalasHapus
  26. materinya sangat membantu saya belajar dengan penjelasan yang lengkap dan baik

    BalasHapus
  27. Pembelajaran yang menyenangkan didukung dengan materi yang insyaallah dipahami😁😁😁😁☝️☝️☝️

    BalasHapus
  28. Muhamad Hafizh Alkaf
    alhamdulilah sangat membantu sekali materi nya😍😍😍💐😊😊😊🥰🥰🥰🥰

    BalasHapus
  29. Pembelajaran nya bagus dan lengkao dan sangat membantu mksih bu anis👌🔥🔥🔥💯💯💯

    BalasHapus
  30. Metode mengajar nya bagus dan mudah di pahami

    BalasHapus
  31. Dhea ananda:cara penyampaian nengerti

    BalasHapus
  32. Materi yang diberikan mudah dipahami dan sangat lengkap

    BalasHapus
  33. Cara mengajarnya sangat seruu dan materi yang di jelaskan pun sangat mudah di pahami

    BalasHapus
  34. Pembelajaran nya baguss dan lengkap, walaupun materi nya susah tapi bu anis bisa menjelaskan secara rinci🤍🤍

    BalasHapus
  35. Materinya lumayan sulit tetapi pengajaran bu hanif sangat mudah dipahami, sukses terus ibu!!

    BalasHapus
  36. Masha Allah materi nya lengkap dan mudah dipahami

    BalasHapus
  37. waw materinya sangat bermanfaat, Keren Bu🤩

    BalasHapus
  38. Lusi ulandari :
    Materinya sangat lengkap

    BalasHapus
  39. Materi yang disampaikan mudah dimengertii

    BalasHapus
  40. Materinya sangat menantang semoga dapat bermanfaat

    BalasHapus
  41. Materi yang disampaikan sangat mudah dimengerti

    BalasHapus
  42. Materi nya sedikit sulit dan panjang tetapi seru saat di praktikan

    BalasHapus
  43. Septiana cahya
    Materinya sangat sangat bermanfaat

    BalasHapus
  44. Lita Thuarani
    Materinya menantang dan detail

    BalasHapus
  45. Tatia Nurisca: materi yang diberikan bagus dan menarik

    BalasHapus
  46. Felicia
    Terimakasih Bu saya dapat banyak ilmu baru tentang baby massage

    BalasHapus
  47. terimakasih ibu materinya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  48. Nazwa apriliyana:
    materi yang sudah diberikan jelas dan mudah di pahami cara menjelaskannya juga enjoy dan memberikan contoh2 yang dapat mudah dipahami

    BalasHapus
  49. Naila nazwa ; materi yang diberikan sangat lengkap san menarik

    BalasHapus
  50. Wulan r
    materinya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  51. Adinda vicha
    materinya seru,cara mengajarnya asik

    BalasHapus
  52. materi yg diberikan sangat jelas dan cara mengajar nya juga seru💗💗💐

    BalasHapus
  53. Materi yg diberikan sgt jelas sangat mudah dipahami ✨

    BalasHapus
  54. Dhea: materinya lengkap,dan cara mengajarnya seru

    BalasHapus
  55. Baguss bangett materinya, lengkapp dann sangatt menarikk

    BalasHapus
  56. Raissya Farhani: materinya bagus dan lengkap

    BalasHapus
  57. Materinyaa lengkap dan mudah di pahami sekali ibuu❤

    BalasHapus
  58. Aprilia nur : membanty banget dalam pembelajaran kita

    BalasHapus
  59. Sty feyla: dengan blog ini belajar jd sangat mudah

    BalasHapus
  60. (Dewi nur sa'adah) bagus materinya mudah di pahami

    BalasHapus
  61. BLOG PALING TERLENGKAP DAN MATERINYA SANGAT BAGUS KEREN SAYA SUKA LIKE LIKE

    BalasHapus
  62. sangat amat menarik untuk dibaca like like

    BalasHapus
  63. Asik guru nya pengajaran nya sangat jelas mudah di pahami

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

LKPD PKK 1 ( Pemenuhan Kebutuhan Dasar Bayi 0-6 Hari)

LKPD PKK 1 (Konsep Dasar Home Care)

Imunisasi Dasar Balita