LKPD PKK 1 ( Pemenuhan Kebutuhan Dasar Bayi 0-6 Hari)

 

LKPD MAPEL PKK 1

 

Materi : “Asuhan Bayi usia 2-6 hari”

Menurut Muslihatun (2010) neonatus adalah bayi yang baru mengalami proses kelahiran dan harus menyesuaikan diri dari kehidupan intra uterine ke kehidupan ekstra uterine. Neonatus adalah masa kehidupan pertama diluar rahim sampai dengan usia 28 hari, dimana terjadi perubahan yang sangat besar dari kehidupan di dalam rahim menjadi diluar rahim

Ciri – Ciri Neonatus

a. Berat badan 2500 – 4000 gram

b. Panjang badan 48 – 52 cm

c. Lingkar dada 30 – 38 cm

d. Lingkar kepala 33 – 35 cm

e. Frekuensi jantung 120 – 160 kali/menit

f. Pernafasan ± 40 – 60 kali/menit

g. Kulit kemerah-merahan dan licn karena jaringan subkutan cukup

h. Rambut lanugo tidak terlihat, rambut kepala biasanya sudah terlihat; i. Kuku agak panjang dan lemas

j. Genetalia. Pada perempuan labia mayora sudah menutupi labia minora. Pada laki – laki testis sudah turun, skrotum sudah ada

k. Refleks hisap dan menelan sudah terbentuk dengan baik

l. Refleks morrow atau gerak memeluk bila dikagetkan sudah baik

m. Refleks graps atau menggenggam sudah baik

n. Refleks rooting mencari puting susu dengan rangsangan taktil pada pipi dan daerah mulut terbentuk dengan baik

o. Eliminasi baik, mekonium akan keluar dalam 24 jam pertama, mekonium berwarna hitam kecoklatan.

 

Asuhan bayi 2-6 hari sangat penting untuk mempertahankan kelangsungan hidup bayi tersebut. Oleh karena itu, siswa harus mampu melakukan asuhan dan membuat rencana assuhan pada bayi umur 2-6 hari.

Setelah mempelajari modul ini, Anda diharapkan mampu memberikan asuhan :

-             Minum

-             BAB

-             BAK

-             Tidur

-             Kebersihan kulit ( memandikan bayi)

-             Perawatan tali pusat

-             Tanda-tanda bahaya

-             penyuluhan sebelum bayi pulang

1. Minum

- Memberikan bayi ASI sesuai kebutuhan bayi (2-3 jam bergantian antara sebelah kiri dan sebelah kanan) atau (on demand)

-        memberikan bayi usia 1-2 hari 5-7 ml ASI sekali minum dengan jarak sekitar 2 jam. Karena lambung masih sebesar biji kemiri.

-        Memberikan Bayi usia 3 hari 22-27 ml ASI sekali minum yang diberikan 8-1 kali sehari atau hampir satu gelas takar air untuk satu hari. Pada usia ini lambung berkembang menjadi sebesar buah chery yang berukuran besar.

-        Memberikan Bayi usia 4-6 hari membutuhkan ASI 45-60 ml dalam satu kali minum dan dapat menghabiskaan 400-600 ml atau ½ gelas hingga 2 setengah takar air untuk satu hari pada usia ini kebutuhan ASI meningkat karena adanya growthspurp yang pertama pada bayi.

-        Menyimpan ASI di udara terbuka ASI maksimal selama 8 jam. Namun jika ASI disimpan didlam frezer dapat bertahan selama 3-6 bulan.

2. BAB

-          Membersihkan area genitalia bayi jika sedang BAB. Jumlah feses bayi lahir cukup bervariasi dan jumlah paling banyak antara hari ke 3 dan ke 6. Bayi akan mengeluarkan mekonium, dimana fesesnya lengket berwarna hitam kehijauan selama 2 hari pertama.

-          Feses bayi di dua hari pertama setelah persalinan biasanya berbentuk seperti ter atau aspal lembek. Zat buangan ini berasal dari pencernaan bayi yang dibawa dari kandungan. setelah itu feses bayi bisa bergumpal seperti jelly, padat, berbiji atau seeded dan bisa juga berupa cairan, feses bayi yang diberi ASI ekslusif biasanya tidak berbentuk pasta atau cream, berbiji dan bisa juga seperti mencret atau mencair. Sedangkan feses bayi yang diberi susu formula berbentuk padat, bergumpal-gumpal atau agak liat dan bulat. Makanya bayi yang mengkonsumsi susu formula kadang suka bebelan (susah BAB) sedangkan yang mendapat ASI tidak

3. BAK

-  Menjaga kebersihan genitalia bayi setelah BAK dengan segera menggangi popok yang basah

-        Bayi baru lahir cenderung sering BAK yaitu 7 10 x sehari.

-        Melatih  anak aga r mengerti bahwa malam hari adalah waktu untuk tidur dan siang hari adalah waktu untuk banguun. Salah satu caranya adalah dengan mengajaknya bermain hanya disiang hari saja, tidak dimalam hari. Latih bayi agar mengetahui bahwa tempat tidur adalah tempatnya untuk tidur. Letakkan bayi ditempat tidur saat ia sudah mengantuk, hindari membiarkannya tidur dalam gendongan atau diruangan lain. Lampu utama sebaiknya dimatikan, dan nyalakan lampu tidur yang redup. Dalam 2 mg pertama setelah lahir,bayi normal sering tidur, bayi baru lahir sampai usia 3 bulan rata- rata tidur selama 16 jam sehari.

-        menyediakan selimut dan ruanganya yang hangat,serta memastikan bayi tidak terlalu panas/terlalu dingin. Sisa waktu yang 85% lainnya digunakan bayi untuk tidur

4.    Kebersihan Kulit (Memandikan bayi)

-     menjaga kebersihan kulit bayi dengan segera mengganti popok saat basah ataupun BAB, walaupun mandi dengan membasahi seluruh tubuh tidak harus di lakukan setiap hari. tetapi, bagian-bagian seperti muka,bokong,dan tali pusat perlu dibersihkan secara teratur. Memandikan adalah Membersihkan kulit bayi dengan menggunakan air.

-      Memandikan bayi yang benar adalah cara ibu untuk membuat bayinya bersih dengan cara dimandikan dengan cara yang benar sesuai petunjuk/prosedur.

Tujuan

1. Membersihkan seluruh tubuh bayi

2. Menjaga bayi selalu nyaman, sehat, dan segar

3. Mencegah terjadinya infeksi/ infeksi menurun

4. Integritas kulit dan jaringan meningkat

 Persiapan Alat

1.          Pakaian bayi lengkap

2.          Kapas mata dan kassa

3.           Kapas  cebok

4.           sarung tangan

5.          Ember  / bak tempat mandi bayi

6.           Air hangat dengan suhu 38 

7.          Sabun bayi, shampo

8.           Sisir bayi, bedak, minyak telon, lotion baby

9.           Handuk dan waslap

10.      Tempat tidur bayi yang  bersih dan aman

11.       Ruangan hangat

12.      Masker, celemek

 

Cara memandikan bayi dengan benar

a.  Mencuci tangan kemudian dikeringkan.

b.   Mempersiapkan alat-alat:

Pakaian bayi lengkap (baju, gurita, popok, kain bedong, kaos kaki, sarung tangan dan topi)

Handuk

Sabun bayi

Waslap 2 buah

Shampoo bayi

Baby oil, baby lotion, baby cologne

Bedak

Minyak telon

Kassa

Kapas mata (dibasahi dengan air matang)

Sisir

Kom sedang 2

Cotton buds

Bak mandi

Air panas

c.  Mengisi air dingin ke dalam bak mandi bayi kira-kira 10-15 cm dari dasar bak mandi, kemudian tambahkan air panas hingga hangat-hangat kuku (cek dengan siku).

d.   Mengalas tempat tidur/ meja dengan handuk atau meletakkan handuk pada dada petugas.

e.  Mengatur pakaian bayi yang bersih sesuai dengan urutan. (bedong, baju bayi, popok, gurita, topi, kaos kaki, kaos tangan).

f. Membuka pakaian bayi sambil memeriksa apakah bayi BAK/BAB, kemudian bayi dibedong.

g.  Membasahi rambut bayi kemudian diberi shampo.

h.   Bilas rambut bayi hingga bersih, lalu keringkan dengan handuk (membilas bisa dilakukan dengan membawa bayi mendekati bak kemudian dibilas, atau dapat dibilas saat bayi dimandikan).

i.   Membersihkan mata bayi dengan kapas mata yang sudah dibasahi dengan air matang dari arah luar ke dalam.

j.  Membersihkan hidung dan telinga bayi dengan cotton buds.

k. Membersihkan mulut bayi dengan kassa.

l. Membersihkan muka, telinga bayi dengan menggunakan waslap, keringkan dengan handuk.

m. Membuka kain bedong, basahi tubuh bayi dengan waslap, kemudian menyabuni tubuh bayi dengan urutan tubuh, paha, kaki, kedua lengan bagian depan dan belakang, lalu miringkan bayi dan menyabuni tubuh bagian belakang.

n. Membersihkan tubuh bayi dari sabun dengan menggunakan waslap hingga bersih.

o. Gendong bayi ke dalam bak mandi dengan cara pegangi bayi sedemikian rupa sehingga lengan kiri ibu berada di bawah tengkuknya dan jari-jari tangan kiri mencengkeram disekitar ketiak.

p. Bersihkan tubuh dalam bak mandi daerah leher, tengkuk, telinga luar, tubuh bayi serta lipatan-lipatan tubuh secara hati-hati.

q. Tengkurapkan bayi dengan hati-hati dan bersihkan anggota tubuh bagian belakang. Setelah bersih terlentangkan kembali.

r.  Mengangkat bayi dan selimuti dengan handuk, keringkan tubuh bayi secara perlahan-lahan dengan cara menekan-nekan handuk pada tubuh bayi.

s. Rawat tubuh bayi dengan baby oil pada lipatan-lipatan (leher, ketiak, lengan, selangkangan, dengkul) dan beri minyak telon sekitar perut, dada dan punggung, serta beri baby lotion pada daerah lengan dan kaki. Bila tali pusat belum lepas, bungkus tali pusat dengan kassa steril kering.

t. Kenakan baju bayi dimulai dari gurita (gurita berfungsi untuk fiksasi/pengikat tali pusat, jadi apabila tali pusat sudah lepas gurita tidak perlu digunakan lagi), popok, baju bayi, kaos kaki, kaos tangan, dan bungkus bayi dengan bedong.

u. Sisiri bayi, beri bedak tipis-tipis dan jangan terkena mata atau hidung, lalu beri topi.

v.  Tidurkan bayi pada tempat yang aman.

w.  Rapikan/bereskan peralatan yang telah digunakan.

x. Cuci tangan lalu dikeringkan. 

 

5.       Perawatan Tali pusat

Merawat tali pusat adalah kegiatan yang merawat tali pusat dengan benar untuk mencegah infeksi pada tali pusat bayi baru lahir sampai tali pusatnya lepas.

Tujuan  : Mencegah terjadinya infeksi

Peralatan

1.         Kassa steril dalam tempatnya

2.         Alkohol 70% pada tempatnya

3.         Bengkok 1 buah

4.         Perlak dan pengalas

 

Prosedur Kerja

A.        Tahap Pra Interaksi

1.    Mengecek program terapi

2.    Mencuci tangan

3.    Menyiapkan alat

B.        Tahap Orientasi

1.    Memberikan salam kepada pasien dan sapa nama pasien

2.    Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada klien/keluarga

3.    Menanyakan persetujuan dan kesiapan klien sebelum kegiatan dilakukan

C.        Tahap Kerja

1. Mencuci tangan dibawah air mengalir dengan 7 langkah, lalu dikeringkan

2. Memakai handscoen

3. Pasang pengalas/ kain handuk

4. Membuka pakaian bayi dan kassa pembungkus tali pusat

5. Membersihkan tali pusat dengan menggunakan kassa yang telah dicelupkan air matang

a. Bila tali pusat masih basah, bersihkan dari arah ujung ke pangkal secara perlahan

b. Bila tali pusat sudah kering, bersihkan dari arah pangkal ke ujung secara perlahan

6. Keringkan area yang diolesin air hangat tadi. kering menggunakan tissue atau kassa steril. (Jangan menggunakan bola kapas kering karena dapat meninggalkan serat pada tali pusat-nya.)

7. Membungkus tali pusat dengan cara kassa dibentuk segitiga, letakkan tali pusat bayi kemudian

lipat

dan ikat kassa tetapi jangan terlalu kencang karena di khawatirkan akan menyakiti bayi,

 bungkus tali pusat mengarah keatas

8. Biarkan tali pusat bayi Anda terbuka. Talikan popoknya di bawah udhel dan Juga menggulung

 kemejanya di atas pusat untuk memungkinkan udara beredar secara bebas di daerah tapi pusat/udhel.

9. Setelah selesai, pakaian bayi dikenakan kembali. Sebaiknya bayi tidak boleh dipakaikan gurita karena akan membuat lembab daerah tali pusat sehingga kuman/bakteri tumbuh subur dan akhirnya menghambat penyembuhan. Tetapi juga harus dilihat kebiasaan orang tua/ibu (personal hygiene)

10. Mengembalikan bayi kepada ibu diberi ASI

11. Membereskan alat-alat

12.  Membuka dan membuang handscoen dengan cara terbalik ditempat sampah

13.  Cuci tangan dan keringkan

14. Dokumentasi

Tahap Terminasi

1.         Mengevaluasi hasil tindakan yang baru dilakukan

2.         Berpamitan dengan pasien

3.         Membereskan dan kembalikan alat ke tempat semula

4.         Mencuci tangan

5.         Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

Tanda bahaya infeksi tali pusat

Ada beberapa gejala yang menandakan bayi baru lahir Anda terkena infeksi tali pusat, seperti:

a. Tercium bau.

b. Timbul ruam merah atau bengkak di sekitar pangkal tali pusat.

c.  Bisa disertai nanah atau cairan lengket jernih.

d. Pada beberapa kasus disertai keluhan sistemik, seperti demam, malas minum dan lain-lain.

Jika bayi baru lahir Anda terdeteksi mengalami infeksi tali pusat, segera lakukan beberapa hal ini:

a. Segera periksakan bayi Anda ke dokter. Bila telah terjadi infeksi akan diberikan antibiotika suntik dan terapi lokal untuk mengurangi jumlah bakteri di sekitar pusar.

b. Menghindari kontak langsung dengan air kencing bayi karena air kencing tersebut adalah salah satu penyebab timbulnya infeksi pada tali pusat bayi. Itu sebabnya, memakaikan popok sekali pakai sebaiknya di bawah pusar.

c. Merawat tali pusat dengan prinsip bersih dan kering. Jadi, saat memandikan bayi, tali pusat juga digosok dengan air dan sabun, lalu dikeringkan dengan handuk bersih terutama daerah tali pusat yang masih berwarna putih di bagian pangkalnya (tali pusat yang bermuara ke perut bayi). Bagian pangkal ini bisa dibersihkan dengan cotton budpovidone yodine) dan biarkan terbuka sehingga cepat mengering, atau dibungkus dengan kasa kering.

 

6.         Tanda bahaya

-            Terlalu hangat (>380C ) atau terlalu dingin (<360C )

-            Isapan saat menyusu lemah,rewel, sering muntah,dan mengantuk berlebihan.

-            Warna kuning (terutama pada 24 jam pertama), biru atau pucat, memar.

-            Tali pusat merah,bengkak,keluar cairan,berbau busuk,dan berdarah.

-            Tidak BAB dalam 3 hari, tidak BAK dalam 24 jam, feses lembek atau cair,seringberwana hijau tua,dan terdapat lendir atau darah.

-            Menggigil,rewel,lemas,mengantuk,kejang,tidak bisa tenang,menangis terus menerus

-            Pernapasan sulit / lebih dari 60x/menit.

 

7.         Penyuluhan sebelum pulang

-            Perawatan tali pusat

-            Pemberian ASI

-            Jaga kehangatan bayi

-            Tanda-tanda bahaya

-            Imunisasii

-            Perawatan harian atau rutin.

-            Pencegahan infeksi dan kecelakaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Latihan Soal :

 

Latihan Soal :

1.    memberikan bayi usia 1-2 hari 5-7 ml ASI sekali minum dengan jarak sekitar 2 jam. Karena lambung bayi saat itu masih berukuran sebesar....

a.    buah pir

b.    biji kemiri

c.     jeruk nipis

d.    biji kacang

e.    buah chery

2.    pada usia berapa kebutuhan ASI meningkat karena adanya growthspurt yang pertama pada bayi…

a.    1-2 hari

b.    3 hari

c.     4-6 hari

d.    7 hari

e.    2 minggu

3.    Menyimpan ASI di udara terbuka ASI maksimal selama… jam

a.    6 jam

b.    8 jam

c.     10 jam

d.    12 jam

e.    24 jam

4.    Bayi akan mengeluarkan…., dimana fesesnya lengket berwarna hitam kehijauan selama 2 hari pertama.

a.    Meconium

b.    Vernick casiosa

c.     Lanugo

d.    Racun

e.    Kotoran

5.    Bayi baru lahir cenderung sering BAK yaitu…. x sehari.

a.    5 x

b.    5-7 x

c.     7-10 x

d.    10-12 x

e.    12-14 x

6.    Tujuan dilakukannya tindakan memandikan bayi yaitu..kecuali

a.    Membersihkan seluruh tubuh bayi

b.    Menjaga bayi selalu nyaman, sehat, dan segar

c.     Mencegah terjadinya infeksi/ infeksi menurun

d.    Integritas kulit dan jaringan meningkat

e.    Meningkatkan ruam pada kulit

7.    Dibawah ini merupakan alat yang digunakan untuk memandikan bayi..

a.    Sabun mandi

b.    Waslap

c.     Air hangat

d.    Perlak dan alasnya

e.    Pakaian bayi

8.    Suhu Air yang digunakan untuk melakukan tindakan memandikan bayi yaitu..

a.    36 derajat C

b.    37 derajat C

c.     38 derajat C

d.    39 derajat C

e.    40 derajat C

9.    Salah satu cara Melatih anak agar mengerti bahwa malam hari adalah waktu untuk tidur dan siang hari adalah..

a.    Lampu utama sebaiknya dimatikan

b.    nyalakan lampu tidur yang redup.

c.     Mengajak bayi bermain disiang hari

d.    Menggendong bayi saat tidur

e.    Meletakkan bayi dalam kasur dalam ruangan yang gelap

10.  Salah satu cara meLatih bayi agar mengetahui bahwa tempat tidur adalah tempatnya untuk tidur yaitu..

a.   Lampu utama sebaiknya dimatikan

b.   nyalakan lampu tidur yang redup.

c.   Mengajak bayi bermain disiang hari

d.   Menggendong bayi saat tidur

e.   Letakkan bayi ditempat tidur saat ia sudah mengantuk

11.  Dalam 2 mg pertama setelah lahir,bayi normal sering tidur, bayi baru lahir sampai usia 3 bulan rata- rata tidur selama…..jam sehari.

a.   10 jam

b.   12 jam

c.   14 jam

d.   16 jam

e.   18 jam

12.  Tujuan memandikan bayi yaitu..kecuali

a.  Membersihkan seluruh tubuh bayi

b.  Menjaga bayi selalu nyaman, sehat, dan segar

c.   Mencegah terjadinya infeksi/ infeksi menurun

d.  Integritas kulit dan jaringan meningkat

e.  Meningkatkan sensitifitas kulit bayi

13.  Sebelum memandikan bayi sebaiknya Mengatur pakaian bayi yang bersih sesuai dengan urutan….

a.  bedong, baju bayi, popok, gurita, topi, kaos kaki, kaos tangan

b.  topi, bedong, baju bayi gurita, popok, kaos tangan, kaos kaki

c.   baju bayi, popok, gurita, topi, kaos tangan dan kaos kaki

d.  bedong, baju bayi, gurita, popok, kaos tangan dan kaos kaki

e.  baju bayi, popok, girita, topi, kaos tangan dan kaos kaki, bedong

14.  pada tahapan memandikan bayi Membersihkan mata bayi dengan kapas mata yang sudah dibasahi dengan air matang dari arah …

a.  dalam keluar mata

b.  luar kedalam mata

c.   bawah kelopak mata

d.  atas kelopak mata

e.  sekitaran kantung mata

15.  kegiatan yang merawat tali pusat dengan benar untuk mencegah infeksi pada tali pusat bayi baru lahir sampai tali pusatnya lepas. Dinamakan..

a.  asuhan bayi baru lahir

b.  asuhan segera bayi baru lahir

c.   perawatan tali pusat bayi

d.  memandikan bayi

e.  rooming in bayi

16.  Membersihkan tali pusat dengan menggunakan kassa yang telah dicelupkan air matang, bila tali pusat masih basah bersihkan dari arah..

a.  Ujung ke pangkal tali pusat secara perlahan

b.  Pangkal ke ujung tali pusat secara perlahan

c.   Pusat insersi tali pusat secara perlahan

d.  Permukaan luar dan dalam secara perlahan

e.  Permukaan dalam ke luar secara perlahan

17.  Biarkan tali pusat bayi Anda terbuka. Talikan popoknya di….. udhel (pusar)

a.  Bawah pusar

b.  Atas pusar

c.   Tengah pusar

d.  Samping kanan pusar

e.  Samping kiri pusar

18.  Ada beberapa gejala yang menandakan bayi baru lahir Anda terkena infeksi tali pusat, seperti..kecuali

a.  Tercium bau

b.  Terlihat kemerahan dan bengkak dibagian pangkal tali pusat

c.   Demam

d.  Bayi tidak mau menyusu

e.  Bayi tidak rewel

19.  Menghindari kontak langsung dengan air kencing bayi karena air kencing tersebut adalah salah satu penyebab timbulnya…

a.  infeksi pada tali pusat bayi

b.  ketidaknyamanan bagi bayi

c.   baju bayi menjadi kotor

d.  bayi menjadi rewel

e.  kekhawatiran ibu terhadap kesehatan bayinya

20.  dibawah ini merupakan tanda bahaya yang mungkin terjadi pada bayi baru lahir…kecuali

a.  Terlalu hangat (>380C ) atau terlalu dingin (<360C )

b.  Isapan saat menyusu lemah,rewel, sering muntah,dan mengantuk berlebihan.

c.   Warna kuning (terutama pada 24 jam pertama), biru atau pucat, memar.

d.  Tali pusat merah,bengkak,keluar cairan,berbau busuk,dan berdarah.

e.  Pernapasan 30-60x/menit

 

Note : kerjakan tugas ini dalam file word, diberi nama dan kelas lalu simpan dalam link drive, dan jadikan dalam 1 file perkelas. 

 

 

 

Komentar

  1. keisha natania 12 perawat 2, saya sudah mengerjakan

    BalasHapus
  2. belda salsabilla 12perawat 1 ,saya sudah mengerjakan

    BalasHapus
  3. Chailla Anindya 12P1 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  4. luthfiyah afifatul azizah 12 perawat 2 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  5. Zahrotussita Mulya S 12 perawat 1 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  6. Vika Amanda Febriyanti kelas 12 perawat 3 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  7. Shela yuliyanti 12 perawat 1.
    sudah mengerjakan

    BalasHapus
  8. Marsha Maharani 12 Perawat 2 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  9. nama: andini Larasati 12p3
    sudah mengerjakan.
    materi yang di berikan lewat blog ini cukup jelas dan mudah dipahami. jadi bikin semangat buat belajar. terima kasih, ibuu

    BalasHapus
  10. ashila alifia 12 perawat 2 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  11. Chaylla natyassa 12 perawat 2 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  12. Nadia Noviana 12 perawat 1 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  13. Keysha Rayhanun Syabilla 12 perawat 3 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  14. ade salwa 12 perawat 3 sudah ibu

    BalasHapus
  15. Rizka Septiani Dewi 12 Perawat 1 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  16. Rizkya Diah Ayu Rohmah 12 perawat 3 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  17. ananda feriska 12 perawat 1 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  18. Anisa fitria kelas 11 p1 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  19. Amanda Putri Zakaria 12 perawat 1 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  20. Agita Ana Chairunisa 12P1 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  21. Syalva Nur Rizka 12p1 sudah mengerjakan tugas

    BalasHapus
  22. vanya revalinaita 12P1 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  23. Shinfi Nuraini 12 perawat 3 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  24. Chayara Shifa Zhafira 12 perawat 2 sudah mengerjakan.

    BalasHapus
  25. Syahla lady wianza 12 perawat 1 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  26. Monika anggraeni 12 perawat 1 sudh mengerjakan

    BalasHapus
  27. naila farafishah kelas 12 perawat 3
    Sudah mengerjakan

    BalasHapus
  28. Citra Kharizma kelas 12 perawat 1 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  29. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  30. amelia anastasya ayunningtyas kelas 12 perawat 3 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  31. imas zahratussita kelas 12 perawat 2 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  32. raisya nursa'bani kelas 12 perawat 1 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  33. dewi kartika xiip2 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  34. ajwa nazhifah 12 perawat 1 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  35. Ryzka Syatia Nura’ini 12 perawat 2 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  36. gadis putri lesmana 12 perawat 2 sudah mengerjakan tugas

    BalasHapus
  37. Marcella Cindy R 12 perawatan 2 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  38. elsya Vina 12 perawat 2 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  39. Marsha Maharani
    11 P2
    sudah mengerjakan

    BalasHapus
  40. putri nurmalasari 12p3 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  41. hany khairunnisa 12p3 sudah mengerjakan bu

    BalasHapus
  42. eldira pratiwi 12 p3 saya sudah mengerjakan

    BalasHapus
  43. Syifa Salsabila 12P3 Saya sudah mengerjakan bu

    BalasHapus
  44. Naila farafishah 12 perawat 3 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  45. Shaila Aprilianap 12P3 Saya sudah mengerjakan bu

    BalasHapus
  46. Farah fauziyyah 12 perawat 3 sudah mengerjakan

    BalasHapus
  47. risa putria 12 p3 sudah mengerjakan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

LKPD PKK 1 (Konsep Dasar Home Care)

Imunisasi Dasar Balita