Denver Test dan antopometri

 

A.  A.    DDST

1.      Pengertian

Denver II adalah revisi utama dari standardisasi ulang dari Denver Development Screening Test (DDST) dan Revisied Denver Developmental Screening Test (DDST-R). DDST adalah salah satu metode skrining terhadap kelainan perkembangan anak. Waktu yang dibutuhkan antara 15 – 20 menit.

2.      Tujuan

Adapun tujuan dari DDST II antara lain sebagai berikut :

a.       Mendeteksi dini perekembangan anak.

b.      Menilai dan memantau perkembangan anak sesua usia (0 – 6 tahun)

c.       Salah satu antisipasi bagi orang tua

d.      Identifikasi perhatian orang tua dan anak tentang perkembangan

e.       Mengajarkan perilaku yang tepat sesuai usia anak

3.      Aspek Perkembangan yang dinilai

Ada 4 sektor perkembangan yang dinilai antara lain sebagai berikut :

a.       Personal Social (perilaku sosial)

Aspek yang berhubungan dengan kemampuan mandiri, bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya.

b.      Fine Motor Adaptive (gerakan motorik halus)

Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak untuk mengamati sesuatu, melakukan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu dan dilakukan otot-otot kecil, tetapi memerlukan koordinasi yang cermat.

c.       Language (bahasa)

Kemampuan untuk memberikan respons terhadap suara, mengikuti perintah dan berbicara spontan.

d.      Gross motor (gerakan motorik kasar)

Aspek yang berhubungan dengan pergerakan dan sikap tubuh

4.      Pelaksanaan DDST II (Margaglio T, 1991)

Tahap Pengkajian

a.       Kaji pengetahuan keluarga/ anak mengenai DDST II

b.      Kaji pengetahuan tentang tumbang normal dan riwayat social

c.       Tentukan/ kaji ulang usia kronologis anak

5.      Tanda item penilaian

a.       F (Fail/gagal)

Bila anak tidak mampu melakukan uji coba dengan baik, ibu/pengasuh memberi laporan anak tidak dapat melakukan tugas dengan baik

b.      R (Refusal/menolak)

Anak menolak untuk uji coba.

c.       P (Pass/lewat)

Apabila anak dapat melakukan uji coba dengan baik, ibu/pengasuh memberi laporan tepat/dapat dipercaya bahwa anak dapat melakukan dengan baik.

d.      NO = No Opportunity

Anak tidak punya kesempatan untuk melakukan uji coba karena ada hambatan, uji coba yang dilakukan orang tua.

 

6.      Cara pemerikasaan DDST II

a.      Tetapkan umur kronologis anak, tanyakan tanggal lahir anak yang akan diperiksa. Gunakan patokan 30 hari untuk satu bulan dan 12 bulan untuk satu tahun.  Jika dalam perhitungan umur kurang dari 15 hari§ dibulatkan ke bawah, jika sama dengan atau lebih dari 15 hari dibulatkan ke atas

 b. Buat garis lurus dari atas sampai bawah berdasarkan umur kronologis yang memotong garis horisontal tugas perkembangan pada formulir  

c.      Uji semua item dengan cara :

1)      Pertama pada tiap sektor, uji 3 item yang berada di sebelah kiri garis umur tanpa menyentuh batas usia

2)      Kedua uji item yang berpotongan pada garis usia

3)      Ketiga item sebelah kanan tanpa menyentuh garis usia sampai anak gagal

d. Setelah itu dihitung pada masing-masing sektor, berapa yang P dan berapa yang   F. 

7.      Interpretasi dari nilai Denver II

a.       Advanced

Bila anak mampu melaksanakan tugas pada item disebelah kanan garis umur, lulus kurang dari 25% anak yang lebih tua dari usia tersebut.

b.      Normal

Bila anak gagal/ menolak tugas pada item disebelah kanan garis umur, lulus/gagal/menolak pada item antara 25-75% (warna putih).

c.       Caution

Tulis C pada sebelah kanan blok, gagal/menolak pada item antara 75-100% (warna hijau).

d.      Delay

Gagal/menolak item yang ada disebelah kiri dari garis umur.

 

8. Berdasarkan pedoman, hasil tes diklasifikasikan dalam: Normal, Abnormal, Meragukan dan tidak dapat  dites. 


1) Abnormal
a) Bila didapatkan 2 atau lebih keterlambatan, pada 2 sektor atau lebih
b) Bila dalam 1 sektor atau lebih didapatkan 2 atau lebih keterlambatan   Plus 1 sektor  atau lebih dengan 1 keterlambatan dan pada sektor yang sama tersebut tidak ada  yang lulus pada kotak yang berpotongan dengan garis vertikal usia

Konsultasikan ke dokter Spesialis Anak Tumbuh Kembang untuk tindakan selanjutnya 


2) Meragukan

a) Bila pada 1 sektor didapatkan 2 keterlambatan atau lebih
b) Bila pada 1 sektor atau lebih didapatkan 1 keterlambatan dan pada    sektor yang  sama tidak ada yang lulus pada kotak yang berpotongan dengan garis vertikal usia.

c) Lakukan uji ulang dalam 1-2 minggu untuk menghilangkan faktor sesaat seperti takut, keadaan sakit atau kelelahan


3) Tidak dapat dites
Apabila terjadi penolakan yang menyebabkan hasil tes menjadi abnormal atau meragukan.

Lakukan uji ulang dalam 1-2 minggu


4) Normal
     Bila tidak ada keterlambatan dan atau paling banyak satu caution

 

     Lakukan ulangan pada kontrol berikutnya.

 

Diagram Denver 








B. Antopometri

Antropometri berasal dari kata anthropos dan metros. Anthropos artinya tubuh dan

metros artinya ukuran. Antropometri berarti ukuran dari tubuh. Metode antropometri adalah menjadikan ukuran tubuh manusia sebagai alat menentukan status gizi manusia. Konsep dasar yang harus dipahami dalam menggunakan antropometri secara antropometri adalah konsep pertumbuhan. Antropometri gizi adalah berhubungan dengan berbagai macam pengukuran dimensi tubuh dan komposisi tubuh dari berbagai tingkat umur dan tingkat gizi.

Pengukuran antropometri :

-          Berat badan lahir 2500-4000 gram

-          Panjang badan lahir 48-52 cm

-     LK 33-35 cm

-     LD 30-38 cm

-     LLA 9-11,5 cm

Pengukuran lingkar lengan akan menggunakan alat SECA


Tujuan : Untuk mengetahui status gizi manusia

Persiapan Ruangan :

1.        Ruangan yang nyaman, aman dan tertutup

2.        Ventilasi cukup


Alat dan bahan :

1.     Timbangan bayi

2.     Kain pengalas/selimut hangat

3.     Pita LILA

4.     Pita cm

5.     Pengukur panjang badan/infantometer

6.     Alat tulis

7.     Dacin


Prosedur kerja

1.        Mempersiapkan alat

2.        Mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Keringkan dengan handuk kering

3.        Melakukan penimbangan berat badan bayi

-          Menyetel timbangan skala pada angka 0

-          Memasang alas dan melihat skala jarum

-          Melepaskan pakaian bayi

-          Meletakkan bayi di atas timbangan

-          Menilai dan mencatat hasil berat badan bayi

4.        Mengukur panjang badan bayi

-          Menidurkan bayi telentang dengan posisi kaki lurus

-          Mengukur dari puncak kepala sampai tumit kaki bayi

-          Melihat dan mencatat hasil pengukuran

5.        Mengukur lingkar kepala

-          Menidurkan bayi telentang dengan posisi melintang

-          Pita ukur melewati alis mata kemudian dilingkarkan di bagian kepala yang terbesar, diukur bagian diameter oksipiti frontal

-          Catat hasil pengukuran

6.        Mengukur lingkar dada

-          Menidurkan bayi telentang dengan posisi telentang

-          Meletakkan pita ukur di dada melewati puting susu kemudian dilingkarkan ke punggung dan kembali ke dada

-          Catat hasil pengukuran

7.        Mengukur lingkar lengan atas

-          Menidurkan bayi telentang dengan posisi melintang

-          Meletakkan pita ukuran pada 1/3 atas lengan kiri bayi kemudian dilingkarkan

-          Catat hasil pengukuran

8.        Membereskan alat-alat

9. Mencuci tangan











Komentar

  1. Materinyaa sangat bagusss untukk pembelajaran dan mudah di pahamiii😍😍

    BalasHapus
  2. (Muhammad Hafizh)
    Sangatt baguss ibuu pembelajaran nyaa👍👍🫶🏻

    BalasHapus
  3. (Sty Feyla Tien)
    Materinyaa lengkap dan mudah dipahami Bu👍😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. nurannisa Amalia
      materinya lengkap mudah di pahami

      Hapus
  4. Kemrenn😎😎😎😎😎😎😎

    BalasHapus
  5. Keren👍 mempermudah pembelajaran sehingga mudah dipahami dan bisa membaca setiap saat

    BalasHapus
  6. Keren, materinya sangat mudah dipahami

    BalasHapus
  7. Sangat baik dan mudah dimengerti

    BalasHapus
  8. Keren bu, semangat trs ngajarnya💋

    BalasHapus
  9. kerenn ibu materi nya lengkap dan mudah untuk dipahami, terimakasih

    BalasHapus
  10. Materinya sangat menantang dan detail, ⭐5

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  12. Septiana cahya
    Keren pokoknya lop lop

    BalasHapus
  13. Tatia Nurisca : materi mudah dipahami

    BalasHapus
  14. Lita thiarani
    Materinya sangat detail dan semoga Bermanfaat

    BalasHapus
  15. Felicia
    Cukup seru materinya dan dapat ilmu baru

    BalasHapus
  16. Materinya bagus, mempermudah belajarnya🤙

    BalasHapus
  17. Dita Arta
    Materi nya bagus dan sangat detail

    BalasHapus
  18. Materinya lengkap bgt dan mudahhhh

    BalasHapus
  19. Materinya lengkap dan mudah dipahami

    BalasHapus
  20. Zahra Salsabila
    12 p1
    Materinya yang dijelasin detail dan bagus

    BalasHapus
  21. Ade ghina
    Materi nya sangat lengkap dan mudah dipahami

    BalasHapus
  22. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  23. Naila nazwa : Materinya sangat menarik

    BalasHapus
  24. sangat menarik, materinya mudah d pahami

    BalasHapus
  25. Materi denver kali ini cukup sulit dipahami karena terdapat beberapa hal yang sulit dipahami

    BalasHapus
  26. Ayu
    Meterinya lengkap dan mudah untuk dipahami

    BalasHapus
  27. Adinda vicha
    materinya mudah dipahami

    BalasHapus
  28. nira Sonia
    bagussss bgtss lengkap materinya baguss ✨

    BalasHapus
  29. materi nya sangat mudah dipahami, hal ini membuat anak anak menjadi lebih mudah saat belajar

    BalasHapus
  30. Materi nya mudah dipahami, dan sangat menarik

    BalasHapus
  31. Materinya lengkap dan mudah dipahami 👍🏻

    BalasHapus
  32. Materinyaa sangat lengkap dan mudah di pahami uwaw

    BalasHapus
  33. Mutiara
    Materinya mudah dipahami dan menarik

    BalasHapus
  34. Dhea: menterinya lengkap dan mudah di pahami

    BalasHapus
  35. Materi nya cukup sulit tapi bu anis bisa menjelaskan dengan lancar sehingga kami dapat mengerti

    BalasHapus
  36. Menarik banget materinya, lengkap materinya ❤️❤️❤️

    BalasHapus
  37. Materinya aga susah buat dipahami, tapi untungnya cara bu hanif menjelaskan bisa dimengerti jdi ngebantu bgt biar paham sm materinya😃

    BalasHapus
  38. cara mengajar ibu baik, asik, seru , tapi kadang suka kecepetan dalam mengasi materi

    BalasHapus
  39. Sukaa bangett sama materinya, selain itu materinya sangatt menarik walaupun agak sulit sedikit dari materi ini tapi karna cara ajar ibu yang sangat detail jadii mudah di pahami dan seruu🤩

    BalasHapus
  40. Raissya farhani: materinya sangat lengkap

    BalasHapus
  41. Materinyaa lengkap,mudahh di pahamii buu🥰

    BalasHapus
  42. Aprilia nur: materinya bagus jadi cepat memahami

    BalasHapus
  43. kerenn ibuu, materinyaa mudahh di pahamii😍

    Keisha Nazwa

    BalasHapus
  44. Sty feyla : materinya lengkap sekali bu

    BalasHapus
  45. WOWWWW SUMPAH INI MATERU TERLENGKAPP NILAIKU LANGSUNG DIATAS KKM

    BalasHapus
  46. Materinya sangat seru dan cara mengajarnya sangat seruu

    BalasHapus
  47. Materi nya bagus pengajaran nya asik seru mudah di pahami penjelasan nya jelas

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

LKPD PKK 1 ( Pemenuhan Kebutuhan Dasar Bayi 0-6 Hari)

LKPD PKK 1 (Konsep Dasar Home Care)

Imunisasi Dasar Balita