Pemeriksaan penunjang dasar (GDS, AS. Ur, Khol)

 

 

 

MATERI TEORETIK LENGKAP PEMERIKSAAN PENUNJANG DASAR UNTUK SMK KESEHATAN

 

 

I.  PEMERIKSAAN GULA DARAH SEWAKTU (GDS)


 

A.  Pengertian

Gula darah sewaktu (GDS) adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur kadar glukosa dalam darah tanpa memperhatikan waktu makan terakhir. Pemeriksaan ini digunakan sebagai alat skrining awal terhadap gangguan metabolisme glukosa, khususnya diabetes mellitus.

 

B.  Dasar Ilmiah

Glukosa merupakan sumber energi utama tubuh, terutama untuk otak. Konsentrasi glukosa dikendalikan oleh hormon insulin dan glukagon yang diproduksi pankreas. Ketidakseimbangan hormon ini menyebabkan gangguan regulasi gula darah.

 

C.  Tujuan Pemeriksaan

-  Deteksi dini diabetes mellitus

-  Menilai kondisi metabolisme glukosa tubuh

-  Pemantauan terapi pada penderita diabetes

 

 

D.  Alat dan Bahan

-  Glucometer dan strip glukosa

-  Alkohol swab dan kapas

-  Lancet dan plester

 

 

E.  Prosedur Pemeriksaan

1.  Jelaskan prosedur kepada pasien.

2.  Cuci tangan pemeriksa dan pasien.

3.  Siapkan alat dan pasang strip.

4.  Bersihkan ujung jari dengan alkohol.


5.  Lakukan penusukan dan ambil darah.

6.  Teteskan pada strip dan baca hasil.

7.  Catat hasil dan rawat luka tusukan.

 

 

F.  Nilai Rujukan

-  Normal: < 140 mg/dL

-  Pra-diabetes: 140-199 mg/dL

-  Diabetes: >= 200 mg/dL

 

 

G.  Faktor yang Mempengaruhi

-  Konsumsi makanan

-  Aktivitas fisik

-  Obat-obatan seperti kortikosteroid, insulin

 

 

H.  Referensi

-  PERKENI, 2021

- WHO, 2019

 

 

II.  PEMERIKSAAN ASAM URAT


 

A.  Pengertian

Asam urat merupakan produk metabolisme purin. Kelebihan kadar asam urat menyebabkan pengendapan kristal urat di sendi dan jaringan, menyebabkan nyeri (gout).

 

B.  Dasar Ilmiah

Purin berasal dari makanan tinggi protein dan pembentukan sel. Asam urat diekskresikan melalui ginjal. Gangguan ekskresi menyebabkan hiperurisemia.

 

C.  Tujuan Pemeriksaan

-  Mengetahui kadar asam urat darah


-  Mendiagnosis penyakit gout

-  Monitoring pengobatan hiperurisemia

 

 

D.  Alat dan Bahan

-  Uric acid meter dan strip

-  Alkohol swab, kapas, lancet, plester

 

 

E.  Prosedur Pemeriksaan

1.  Bersihkan jari pasien.

2.  Tusuk jari dengan lancet.

3.  Ambil darah dan tempelkan pada strip.

4.  Baca hasil di layar.

5.  Rawat luka dan catat hasil.

 

 

F.  Nilai Rujukan

-  Laki-laki: 3.4 - 7.0 mg/dL

-  Perempuan: 2.4 - 6.0 mg/dL

 

 

G.  Faktor yang Mempengaruhi

-  Makanan tinggi purin (jeroan, seafood)

-  Konsumsi alkohol

-  Penggunaan diuretik

 

 

H.  Referensi

-  Kemenkes RI, 2022

-  Mayo Clinic, 2023

 

 

III.  PEMERIKSAAN KOLESTEROL TOTAL


 

A.  Pengertian


Kolesterol adalah senyawa lemak penting untuk pembentukan hormon, vitamin D, dan membran sel. Kolesterol terdiri dari LDL (jahat), HDL (baik), dan trigliserida.

 

B.  Dasar Ilmiah

LDL dapat menyebabkan aterosklerosis bila berlebihan. HDL berfungsi mengangkut kolesterol dari jaringan ke hati untuk dikeluarkan.

 

C.  Tujuan Pemeriksaan

-  Deteksi dini risiko penyakit jantung

-  Mengetahui kadar lipid darah

-  Evaluasi terapi dislipidemia

 

 

D.  Alat dan Bahan

-  Cholesterol meter dan strip tes

-  Alkohol swab, kapas, lancet, plester

 

 

E.  Prosedur Pemeriksaan

1.  Bersihkan jari dengan alkohol.

2.  Tusuk jari dan ambil darah.

3.  Teteskan darah ke strip.

4.  Tunggu hasil dan catat.

 

 

F.  Nilai Rujukan

-  Normal: < 200 mg/dL

-  Batas tinggi: 200-239 mg/dL

-  Tinggi: >= 240 mg/dL

 

 

G.  Faktor yang Mempengaruhi

-  Makanan tinggi lemak jenuh

-  Tidak puasa saat pemeriksaan


-  Faktor genetik dan gaya hidup

 

 

H.  Referensi

-  American Heart Association, 2023

-  InfoDatin Kemenkes RI, 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LKPD PKK 1 ( Pemenuhan Kebutuhan Dasar Bayi 0-6 Hari)

LKPD PKK 1 (Konsep Dasar Home Care)

Imunisasi Dasar Balita