LKPD PKK 1 (Konsep Dasar Home Care)
![]()
LKPD PKK 1 (Konsep Dasar Home Care)
1.
Definisi Home Care
Home care adalah komponen
dari pelayanan kesehatan
yang di sediakan untuk individu
dan keluarga ditempat
tinggal mereka dengan tujuan mempromosikan, mempertahankan, atau memaksimalkan level kemandirian serta meminimalkan efek ketidakmampuan
dan kesakitan termasuk di dalamnya penyakitnya
terminal. Defenisi ini menggabungkan komponen
dari Home care yang meliputi pasien,
keluarga, pemberian pelayanan
yang professional (multidisiplin) dan tujuannya, yaitu untuk membantu pasien kembali pada level kesehatan
optimum dan kemandirian (Yuliansyah,2019).
Neis dan Mc.Ewen menyatakan Home care adalah sistem dimana pelayanan
kesehatan dan pelayanan
sosial diberikan di rumah kepada orang-orang cacat atau oarang-orang yang bagus harus
tinggal di rumah karena
kondisi kesehatannya.
Menurut
America Medicine Associatin, Home Care merupakan
penyedian peralatan dan jasa pelayanan keperawatan kepada pasien di rumah yangbertujuan untuk memulihkan dan mempertahankan secara maksimal tingkat
kenyamanan dan kesehatan
. Dalam kasus apapun efektifitas perawatan bebasis rumah membutuhkan upaya kolaboratif pasien,
keluarga dan profesional .
Berdasarkan Depertemen Kesehatan
menyebutkan bahwa Home Care adalah pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan komperhensif yang di berikan kepada individu dan keluarga di tempatkan
tinggal mereka yang bertujuan untuk meningkatkan, mempertahankan atau memaksimalkan tingkat
kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit (Depkes
RI, 2002)
Program
Home care Dottoro’ta merupakan pelayanan
kesehatan kepada masyarakat kota makassar selama 24 jam. Layanan
kesehatan merupakan hal yang utama dan di butuhkan oleh masyarakat, baik masyarakat kota maaupun masyarakat luar kota makassar, layanan ini bersifat tidak di
pungut biaya / gartis. pasien perlu
memiliki kartu jaminan kesehatan ( BPJS) atau Kartu Identitas (KTP) untuk merasakan
layanan ini dan yang terpenting karena mereka tidak perlu
lagi mengantri.
Moda transportasi menjadi
salah satu penunjang
tercapaianya kesehatan masyarakat . Hal tersebut disadari oleh Wali Kota Makassar Mohammad
Ramdhan Pomanto dengan menyediakan
48 unit mobil berlabel Dottoro’ta. ”Program pertama yang saya bangun bukan membangun taman, karena orang sakit tidak akan sembuh
dengan melihat taman. Harus kesehatan lebih dulu,“ kata Danny, dalam acara “refleksi Akhir Tahun Pemerintah Kota
Makassar 2016”. Pertimbangan
prioritas masalah tersebut, menurutnya, diambil dari pengamatan fasilitas layanan publik yang memperhatikan
bahwa akses tersulit sebelumnya
adalah kesehatan. Niat memperbaiki pun mulai
dengan mencetuskan puluhan program
inovatif kota.
Khusus
sektor kesehatan disediakan Home care 24 jam yang terintegrasi dengan layanan telemedicine serta mobil Home care Dottoro’ta. Impian sang wali kota supaya memiliki program layanan kesehatan
ke rumah masyarakat 24 jam terealisasikan. Sebanyak puskesmas
memiliki satu unit mobil yang dilengkapi dengan peralatan medis seperti USG dan EKG. Layanan mobil ini memungkinkan diagnosa dokter dilakukan di lapangan sehingga penanganan bisa dilakukan secara tepat.
Diagnosa juga dikirimkan melalui
perangkat aplikasi teknologi dan masuk dalam catatan medis
per warga yang terekam secara menyeluruh. Dengan program ini, masyarakat tidak selalu
harus mendatangi pusat layanan kesehatan. Total, saat ini
tersedia Dottoro’ta yang melayani 1,4 juta penduduk
di 143 kelurahan. Semuanya terhubung
dalam layanan online di 46 puskesmas. Kebermanfaatannya pun langsung dirasakan
oleh warga Kota Angin Mamiri.
2.
Landasan Hukum Home care
Fungsi hukum dalam praktik perawat adalah :
a. Memberikan kerangka untuk
menentukan tindakan keperawatan mana yang sesuai hukum.
b. Membedakan tanggung
jawab perawat dengan
profesi lain.
c. Membantu menentukan batas-batas kewenangan tindakan
keperawatan mandiri.
d. Membantu mempertahankan standard praktik keperawatan dengan meletakkan posisi perawat memiliki akuntabilitas dibawah hukum.
Landasan hukum praktek
perawat adalah :
a. UU Kes. No. 36
tahun 2009 tentang kesehatan.
b. PP No. 25 tahun 2000 tentang
perimbangan keuangan pusat dan daerah.
c. UU No. 32 tahun 2004 tentang
pemerintah daerah.
d. UU No. 29 tahun 2004 tentang praktik
kedokteran.
e. Kepmenkes No. 1239 tahun 2001 tentang
registrasi dan praktik
perawat.
f. Kepmenkes No. 279 tahun 2006 tentang Pedoman
Penyelenggaraan puskesmas.
g. PP No. 32 tahun 1996 tentang tenaga
kesehatan .
h. Permenkes RI No. HK. 02.02/MENKES/148/2010 tentang
Izin dan Penyelenggaraan Praktik Perawat
i. Permenkes No. 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas
j. Perda No. 5 Tahun 2014
tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Daerah 2014-2016
k. Peraturan Walikota
Makassar No. 63 Tahun 2015 tentang Pelayanan
Kunjungan Rumah 24 Jam (Home care) di Kota Makassar
3.
Tujuan Home care
Tujuan yang paling mendasar dari
pelayanan Home care adalah untuk meningkatkan, mempertahankan atau memaksimalkan tingkat
kemandirian, dan meminimalkan akibat dari penyakit untuk mencapai
kemampuan individu secara optimal selama mungkin yang dilakukan secara komperhensif dan berkesinambungan (Tribowo,
2012).
Menurut
Direktorat Bina Pelayanan
Keperawatan Depertemen Kesehatan
RI dalam makalahnya pada seminar
nasional
2007 tentang Home
care:“ Bukti Kemandirian Perawat “ menyebutkan bahwa tujuan umum dari pelayanan kesehatan
di rumah adalah untuk meningkatkan kualitas
hidup pasien dan keluarga.
Secara khusus Home care bertujuan
untuk meningkatkan upaya promotif,
prefentif, kuratif, dan rehabilitative, mengurangi frekuensi hospitalisasi, meningkatkan efisiensi waktu, biaya,
tenaga, dan pikiran. Menurut Direktorat Bina pelayanan Keperawatan Dapertemen RI dalam makalahnya pada seminar nasional
2007 tentang Home care:“Bukti
Kemandirian Perawat” menyebutkan bahwa tujuan
khusus dari pelayanan kesehatan
di rumah antara lain:
a. Terpenuhi kebutuhan dasar
bagi pasien secara bio-psiko-sosio- spritual
b. Meningkatkan kemandirian pasien dan keluarga
dalam pemeliharaan dan perawatan anggota
keluarga yang memiliki
masalah kesehatan
c. Terpenuhi kebutuhan pelayanan
keperawatan kesehatan di rumah sesuai
kebutuhan pasien
4.
Manfaat Home
care
Manfaat dari pelayanan Home carebagi pasien antara lain:
a. Pelayanan akan lebih sempurna,
holistik dan komprenhensif.
b. Pelayanan lebih professional
c. Pelayanan keperawatan mandiri bisa diaplikasikan dengan di bawah naungan legal dan etik- keperawatan
d. Kebutuhan pasien akan dapat terpenuhi sehingga pasien akan lebih nyaman dan puas dengan asuhan keperawatan yang professional
(Tribowo, 2012)
5.
Prinsip-Prinsip Home care
a. Mengelola pelayanan
keperawatan kesehatan di rumah dilaksanakan oleh perawat /TIM yang
memiliki keahlian khusus bidang tersebut.
b. Mengaplikasi konsep sebagai
dasar mengambil keputusan dalam praktik.
c. Mengumpulkan dan mencatat
data dengan sistematis, akurat dan komprehensif secara terus menerus.
d. Menggunakan data hasil
pengkajian untuk menetapkan diagnosa keperawatan.
e. Mengembangkan rencana
keperawatan didasarkan pada diagnosa keperawatan yang dikaitkan dengan tindakan-tindakan pencegahan, terapi dan pemulihan.
f. Memberikan pelayanan
keperawatan dalam rangka menjaga kenyamanan, penyembuhan, peningkatan kesehatan
dan pencegahan komplikasi.
g. Mengevaluasi secara terus
menerus respon pasien dan keluarga terhadap intervensi keperawatan.
h. Bertanggung jawab terhadap
pasien dan keluarga akan pelayanan yang bermutu
melalui manejemen kasus, rencana penghentian asuhan keperawatan (discharge planning) dan koordinasi dengan sumber-sumber di komunitas.
i. Memelihara hubungan diantara
anggota tim untuk menjamin agar kegiatan
yang dilakukan anggota tim saling mendukung.
j. Mengembangkan kemampuan
professional dan berkontribusi pada pertumbuhan
kemampuan professional tenaga yang lain.
k. Berpartipasi dalam aktifitas riset untuk mengembangkan pengetahuan pelayanan
keperawatan kesehatan di rumah.
l. Menggunakan kode etik
keperawatan dalam melaksanakan praktik keperawatan (Tribowo, 2012).
6.
Mekanisme Pelayanan Home care
Pasien
atau klien yang memperoleh pelayanan keperawatan di rumah dapat merupakan
rujukan dan klinik rawat jalan, unit rawat inap rumah sakit,
maupun puskesmas, namun klien dapat langsung
menghubungi agens pelayanan
keperawatan di
rumah atau praktek keperawatan per orangan untuk memperoleh pelayanan. Mekanisme yang harus dilakukan adalah sebagai berikut
:
a. Pasien pasca rawat inap atau
rawat jalan harus terlihat terlebih dahulu oleh dokter untuk menentukan apakah secara
medis layak untuk dirawat
di rumah atau tidak.
b. Selanjutnya apabila dokter
telah menetapkan bahwa klien layak dirawat dirumah,
maka dilakukan pengkajian oleh koordinator kasus yang merupakan staf dari pengelola
atau agensi perawatan kesehatan di
rumah, kemudian bersama-sama klien dan kelurga
akan menentukan masalahnya dan membuat perencanaan, membuat keputusan, membuat kesepakatan mengenai pelayanan apa yang
akan diterima oleh klien, kesepakatan juga mencakup jenis pelayanan, jenis peralatan, dan
jenis sistem pembayaran, serta jangka waktu pelayanan.
c. Selanjutnya klien akan menerima
pelayanan dari pelaksana
pelayanan keperawatan di rumah baik dari pelaksana pelayanan yang dikontrak atau pelaksana yang direkrut oleh pengelola perawatan di rumah. Pelayanan dikoordinir
dan dikendalikan oleh koordinator kasus, setiap kegiatan
yang dilaksanakan oleh tenaga pelaksana
pelayanan harus diketahui
oleh koordinator kasus.
d. Secara periodik koordinator
kasus akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelayanan yang diberikan apakah sudah sesuai dengan kesepakatan (Ode, 2012)
Persyaratan klien yang menerima
pelayanan perawatan di rumah adalah :
a. Mempunyai keluarga atau pihak
lain yang bertanggung jawab atau menjadi pendamping bagi klien dalam berinteraksi dengan pengelola.
b. Bersedia menandatangani
persetujuan setelah diberikan informasi (informed consent).
c. Bersedia melakukan perjanjian
kerja dengan pengelola perawatan kesehatan
di rumah untuk memenuhi kewajiban, tanggung jawab dan haknya dalam
menerima pelayanan.
Tahapan mekanisme pelayanan Home careadalah :
a. Proses penerimaan kasus
1)
Home care menerima pasien dari rumah sakit puskesmas, sarana
lain, keluarga.
2)
Pimpinan Home care menunjuk manajer kasus untuk mengelola
kasus.
3)
Manajer kasus membuat surat perjanjian dan proses pengelolaan kasus.
b.
Proses pelayanan Home care
1)
Persiapan
a) Pastikan identitas pasien
b) Bawa denah/petunjuk tempat
tinggal pasien
c) Lengkap kartu
identitas unit tempat kerja
d) Pastikan perlengkapan pasien untuk di rumah
e) Siapkan file asuhan keperawatan
f)
Siapkan alat bantu media untuk pendidikan
2)
Pelaksanaan
a) Perkenalkan diri dan jelaskan
tujuan
b)
Observasi lingkungan yang berkaitan dengan
keamanan perawat
c) Lengkapi data hasil pengkajian dasar pasien
d) Membuat rencana
pelayanan
e) Lakukan perawatan langsung
f)
Diskusikan kebutuhan rujukan,
kolaborasi, konsultasi, dll.
g)
Diskusikan rencana kunjungan
selanjutnya dan aktifitas
yang akan dilakukan
h) Dokumentasikan kegiatan.
3)
Monitoring dan evaluasi
a) Keakuratan dan kelengkapan pengkajian awal
b) Kesesuaian perencanaan dan ketepatan tindakan
c)
Efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tindakan oleh pelaksanaan.
4)
Proses penghentian pelayanan Home care dengan kriteria:
a) Tercapai sesuai
tujuan
b) Kondisi pasien
stabil
c) Program rehabilitasi tercapai secara maximal
d) Keluarga sudah
mampu melakukan perawatan pasien
e) Pasien di rujuk
f)
Pasien menolak pelayanan
lanjutan
g) Pasien meninggal dunia (Ode, 2012).
7.
Pemberi Pelayanan
Home care
a. Dokter
Pemberian Home care harus
berada di bawah perawatan dokter. Dokter harus sudah menyetujui rencana
perawatan sebelum perawatan
diberikan kepada pasien. Rencana perawatan meliputi: diagnosa, status mental, tipe pelayanan
dan peralatan yang dibutuhkan, frekuensi
kunjungan, prognosis, kemungkinan untuk rehabilitasi, pembatasan fungsional, aktivitas yang diperbolehkan, kebutuhan nutrisi, pengobatan, dan perawatan.
b. Perawat
Bidang keperawatan dalam Home care, mencakup fungsi langsung
dan tidak langsung. Direct care yaitu
aspek fisik actual dari perawatan, semua yang membutuhkan kontak fisik dan interaksi
face
to face. Aktivitas yang termasuk dalam direct care mencakup pemeriksaan fisik, perawatan
luka, injeksi, pemasangan dan penggantian kateter, dan terapi intravena. Direct care
juga mencakup tindakan
mengajarkan pada pasien dan keluarga
bagaimana menjalankan suatu prosedur dengan benar. Indirect care
terjadi ketika pasien tidak perlu mengadakan kontak
personal dengan perawat. Tipe
perawatan ini terlihat saat perawat Home careberperan sebagai konsultan
untuk personil kesehatan
yang lain atau bahkan
pada penyedia perawatan di rumah
sakit.
c. Physical Therapist
Menyediakan perawatan pemeliharaan, pencegahan, dan penyembuhan pada pasien di rumah. Perawatan
yang diberikan meliputi
perawatan langsung dan tidak langsung.
Perawatan langsung meliputi: penguatan otot, pemulihan mobilitas, mengontrol spastisitas, latihan berjalan,
dan mengajarkan latihan gerak pasif
dan aktif. Perawatan tidak langsung meliputi konsultasi dengan petugas Home care lain dan berkontribusi dalam konferensi perawatan pasien
d. Speech Pathologist
Tujuan dari speech theraphy adalah untuk membantu pasien
mengembangkan dan memelihara kemampuan berbicara dan berbahasa. Speech pathologist juga bertugas
memberi konsultasi kepada keluarga agar dapat berkomunikasi dengan pasien, serta
mengatasi masalah gangguan menelan dan makan
yang dialami pasien.
e. Social Wolker (Pekerja Sosial)
Pekerja
social membantu pasien dan keluarga
untuk menyesuaikan diri
dengan faktor sosial, emosional, dan lingkungan yang berpengaruh pada kesehatan mereka.
f. Home
Maker / Home Health Aide
Tugas
dari home health aide adalah untuk membantu pasien mencapai level kemandirian dengan
cara sementara waktu memberikan personal hygiene. Tugas tambahan
meliputi pencahayaan rumah dan keterampilan rumah
tangga lain.
1.
Carilah Profil Influncer yang
memiliki jenis usaha yang ramah anak
melalui medsos kalian!
2.
Buatlah jenis usaha Home Care yang
dapat dilakukan oleh perawat yang berlisensi jenis usaha tersebut yang ramah
Anak?
3.
Sebutkan jenis pelayanan apa saja yang
dapat anda lakukan secara Home Care sesuai jenis usaha anda?
4.
Buatlah flowchart alur pelayanan
Home Care sesuai jenis usaha yang anda pilih?
5.
Komponen administrasi apa saja
yang anda perlukan untuk menunjang pelayanan Home Care yang akan anda lakukan?
6.
Persiapan apa saja yang dapat anda
lakukan untuk melakukan pelayanan Home Care, jelaskan?
7.
Jelaskan 3 tujuan anda melakukan
pelayanan sesuai jenis usaha yang anda pilih!
8.
Kegiatan apa saja yang anda bisa
lakukan untuk mengupgrade skill individu anda selaku pelaku usaha Home Care?
9.
Instansi apa saja yang dapat anda
libatkan pada jenis usaha anda?
10.
Buatlah bagan pembiayaan pembelian
alat yang mensuport jenis usaha anda?
Note : kerjakan tugas ini dalam file
word, diberi nama dan kelas lalu simpan dalam link drive, dan jadikan dalam 1
file perkelas.
keisha natania 12 perawat 2, saya sudah mengerjakan
BalasHapusbelda salsabilla 12 perawat 1,saya sudah mengerjakan
BalasHapusindri lestari 12 perawat 3, saya sudah mengerjakan
BalasHapusChailla Anindya 12P1 sudah mengerjakan
BalasHapusluthfiyah afifatul azizah 12 perawat 2 sudah mengerjakan
BalasHapuszahrotussita mulya s. 12 perawat 1 sudah mengerjakan
BalasHapusShela yuliyanti 12 perawat 1.
BalasHapussudah mengerjakan
Dara maulida 12 perawat 3 sudah mengerjakan
HapusVika Amanda Febriyanti 12 perawat 3 sudah mengerjakan
BalasHapusananda feriska darmawan 12 perawat 1 sudah mengerjakan
BalasHapusMarsha Maharani 12 perawat 2 sudah mengerjakan
BalasHapuschaylla natyassa 12 perawat 2 sudah mengerjakan
BalasHapusNadia Noviana 12 perawat 1 sudah mengerjakan
BalasHapusKeysha Rayhanun Syabilla 12 perawat 3 sudah mengerjakan
BalasHapusade salwa 12 perawat 1 sudah ibu
BalasHapusRizka Septiani Dewi 12 Perawat 1 sudah mengerjakan
BalasHapusRizkya Diah Ayu Rohmah 12 Perawat 3 sudah mengerjakan
BalasHapusAnisa fitria kelas 11 p1 sudah mengerjakan
BalasHapusAmanda Putri Zakaria 12 perawat 1 sudah mengerjakan
BalasHapusAgita Ana Chairunisa 12P1 sudah mengerjakan
BalasHapusAnetta Dinda alysia 12p1 sudah mengerjakan
BalasHapusSyalva Nur Rizka 12p1 sudah mengerjakan tugas
BalasHapusvanya revalinaita 12p1 sudah mengerjakan
BalasHapusbelajar nya seru, di beri penjelasan dan contohnya
BalasHapusNadia Assyifa
BalasHapusxip2
022
belajar dengan Bu Anis enak materi nya masuk terus asik ,sya paham dengan materi yang di berikan
Keyzia Chelsea
BalasHapusxip2
017
pembelajaran dengan Bu Anis sangat mudah dimengerti dan dipahami, selain itu pembelajaran dengan Bu Anis sangat seru
shafira nazhifah XIp3
BalasHapuspembelajaran nya sangat menyenangkan dan seru materi lengkapa dan gampang di mngerti
Rachel Putri Yasmin
BalasHapusXI P1
saya suka dengan cara pembelajaran ibu, tidak membosankan,dan mudah dipahami
Destria Khairani 12 perawat 2. Sudab mengerjakan
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapushalwa nadya 12 perawat 2 sudah mengerjakan
BalasHapusKarina cinta mentari 12 perawat 2 sudah mengerjakan
BalasHapusAgnes cantika De rozari 12 perawat 3 sudah mengerjakan
BalasHapusSekar Ayu Faradila 12 perawat 3 sudah mengerjakan
BalasHapusZahra Aulya Ramadhani 12 perawat 3 sudah mengerjakan
BalasHapusShinfi Nuraini 12 perawat 3 sudah mengerjakan
BalasHapusFadhilla sudah mengerjakan ibu
BalasHapusNova perawat 2 sudah mengerjakan ibu
BalasHapusChayara Shifa Zhafira 12 perawat 2 sudah mengerjakan.
BalasHapusSyahla lady wianza 12 perawat 1 sudah mengerjakan
BalasHapusMonika anggraeni 12 perawat 1 sudh mengerjakan
BalasHapusnaila farafishah kelas 12 perawat 3
BalasHapusSudah mengerjakan
felysa navalia 12-P2
BalasHapussudah mengerjakan
dewi kartika xii-p2 sudah mengerjakan
BalasHapusimas zahratussita xii-p2 sudah mengerjakan
BalasHapusraisya nursa'bani kelas 12 perawat 1 sudah mengerjakan
BalasHapusajwa nazhifah 12 perawat 1 sudah mengerjakan
BalasHapusRyzka syatia nura’ini 12 perawat 2 sudah mengerjakan
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusgadis putri lesmana 12 perawat 2 sudah mengerjakan
BalasHapusCintara azka azizah 12 perawat 2 sudah mengerjakan bu
BalasHapusalisha Yasmin 12 perawat 2 sudah mengerjakan
BalasHapusalisha Yasmin 12 perawat 2 sudah mengerjakan tugas
BalasHapuselsya Vina sudah mengerjakan tugas 12 perawat 2
BalasHapusMarsha Maharani
BalasHapus11 P2
sudah mengerjakan
Adeela nur Azzah
BalasHapus12p3
Sudah mengerjakan
Haura salsabila
BalasHapus12P1
sudah mengerjakan
hany khairunnisab12 p3 sudah mengerjakan dari tanggal 25. september tp baru bisa komen
BalasHapusEldira pratiwi 12 p3 saya sudah mengerjakan
BalasHapus